Musyawarah Ranting NU Panyirangan Tetapkan Kepengurusan Baru melalui Forum Musyawarah
Jatiminvestigasinews.id, Sampang - Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Desa Panyirangan, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, menggelar Musyawarah Pengurus Ranting sebagai agenda organisasi untuk memilih Ketua Rois Syuriah dan Ketua Tanfidziyah Ranting NU Desa Panyirangan, Jum'at, 31 Juli 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Pangarengan, pengurus ranting, tokoh agama, serta unsur Banom NU di tingkat desa.
Musyawarah diawali dengan pembukaan dan sambutan dari perwakilan MWC NU Kecamatan Pangarengan yang disampaikan oleh Kyai Solihin. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa musyawarah merupakan mekanisme organisasi yang telah menjadi tradisi Nahdlatul Ulama dalam menentukan kepemimpinan secara terbuka, mengedepankan kebersamaan, serta berorientasi pada kemajuan organisasi.
Kyai Solihin mengajak seluruh peserta untuk menjaga persatuan dan menjadikan hasil musyawarah sebagai keputusan bersama yang harus dihormati serta dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
"Musyawarah adalah kekuatan NU dalam mengambil keputusan. Siapa pun yang nantinya diberi amanah, hendaknya menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab. Kepengurusan yang baru diharapkan mampu memperkuat organisasi, menjaga kekompakan warga Nahdliyin, serta meningkatkan pelayanan keagamaan dan sosial di tengah masyarakat," ujar Kyai Solihin.
Setelah sambutan, sidang musyawarah dilanjutkan dengan pembacaan tata tertib sebagai pedoman jalannya forum.
Selanjutnya, Ketua Ranting NU periode sebelumnya, Kiai Khoidul Hoir, M.Ag., menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepengurusan selama masa khidmat.
Laporan tersebut memuat pelaksanaan berbagai kegiatan organisasi sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan program pada periode berikutnya.
Proses musyawarah berlangsung dalam suasana tertib dan penuh kekeluargaan. Melalui pembahasan bersama, peserta akhirnya mencapai kesepakatan dalam menetapkan kepengurusan baru Pengurus Ranting NU Desa Panyirangan.
Berdasarkan hasil musyawarah, forum menetapkan KH. Syafi'i sebagai Ketua Rois Syuriah dan Ust. Muhammad Holil sebagai Ketua Tanfidziyah Pengurus Ranting NU Desa Panyirangan.
Untuk melengkapi struktur organisasi, forum juga membentuk tim formatur yang bertugas menyusun susunan kepengurusan secara lengkap.
Tim formatur diberikan waktu paling lambat satu minggu untuk menyampaikan hasil penyusunan tersebut kepada MWC NU Kecamatan Pangarengan sesuai mekanisme organisasi.
Kepengurusan baru diharapkan mampu melanjutkan program-program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan langkah-langkah baru yang dapat memperkuat peran NU di tingkat ranting.
Selain memperkuat pembinaan keagamaan, pengurus juga diharapkan meningkatkan sinergi dengan masyarakat dalam bidang pendidikan, sosial, dan dakwah keumatan.
Rangkaian Musyawarah Pengurus Ranting ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Kiai Abdul Muis dari Gubbu, Desa Panyirangan.
Melalui doa tersebut, seluruh peserta memohon agar kepengurusan yang baru diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam mengemban amanah organisasi serta mampu menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Panyirangan.*
Editor : Sarbaini