Pedagang Pasar Taman Sepanjang Keluhkan Permintaan Sumbangan untuk Perbaikan Lampu Fasilitas Umum

avatar Siti
  • URL berhasil dicopy

Jatiminvestigasinews.id // Sidoarjo — Sejumlah pedagang di Pasar Taman, Sepanjang mengeluhkan adanya permintaan sumbangan yang dilakukan oleh penarik retribusi, yang disebut berada di bawah pengawasan kepala pasar. Sumbangan tersebut disebut-sebut diperuntukkan bagi pembelian lampu guna memperbaiki fasilitas penerangan pasar yang saat ini dalam kondisi mati.

Para pedagang pun mempertanyakan kebijakan tersebut, mengingat perawatan fasilitas umum seperti penerangan pasar seharusnya telah masuk dalam anggaran pemeliharaan yang dikelola oleh pihak pengelola pasar.

“Setiap hari kami bayar retribusi. Kalau masih diminta urunan untuk lampu, kami jadi bertanya-tanya anggarannya ke mana,” ungkap salah satu pedagang.

Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa anggaran pemeliharaan tidak terserap dengan baik atau tidak digunakan sebagaimana mestinya. Minimnya transparansi dalam pengelolaan anggaran pun menjadi sorotan para pedagang.

Secara prinsip, fasilitas umum di area pasar merupakan tanggung jawab pengelola. Permintaan sumbangan kepada pedagang, apalagi jika tidak memiliki dasar yang jelas dan transparan, berpotensi menimbulkan polemik bahkan mengarah pada dugaan pungutan liar.

Para pedagang berharap adanya kejelasan serta keterbukaan dari pihak pengelola pasar terkait penggunaan anggaran pemeliharaan, sehingga tidak membebani pedagang di luar kewajiban retribusi resmi. 

Mereka juga meminta instansi terkait untuk segera melakukan evaluasi guna memastikan pengelolaan pasar berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan para pedagang.

Sebelum berita ini diterbitkan, awak media telah melakukan upaya konfirmasi kepada Kepala Pasar Taman Sepanjang melalui pesan WhatsApp. Dalam pesan tersebut, redaksi menyampaikan permohonan agar narasi berita ini dapat dikroscek terlebih dahulu, guna menjaga keberimbangan informasi serta memberikan ruang apabila ada hal yang ingin ditambahkan maupun dikoreksi.

Namun hingga berita ini dipublikasikan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang telah disampaikan. Sikap tersebut dinilai tidak merespons upaya klarifikasi dari pihak media.

Redaksi