‎Aksi Curanmor Berujung Kecelakaan di Jrengik, Terduga Pelaku Sempat Dikeroyok ‎

avatar jatiminvestigasinews.id
  • URL berhasil dicopy
Warga mengerumuni ambulans di Puskesmas Jrengik saat terduga pelaku curanmor hendak dirawat, sempat terjadi pengeroyokan sebelum diamankan polisi/Bn.
Warga mengerumuni ambulans di Puskesmas Jrengik saat terduga pelaku curanmor hendak dirawat, sempat terjadi pengeroyokan sebelum diamankan polisi/Bn.

‎Jatiminvestigasinews.id, Sampang – Aksi pencurian sepeda motor yang terjadi di wilayah Tambelangan berakhir dramatis setelah terduga pelaku mengalami kecelakaan di kawasan Taman Jiken, Jrengik. Peristiwa ini sontak mengundang perhatian warga dan sempat memicu aksi main hakim sendiri.

‎Berdasarkan informasi yang dihimpun, terduga pelaku diduga melakukan pencurian sepeda motor jenis Honda Beat di wilayah Tambelangan, kemudian melarikan diri ke arah Bangkalan. Namun nahas, pelarian tersebut terhenti setelah yang bersangkutan mengalami kecelakaan di jalan kawasan Taman Jiken, Kecamatan Jrengik, Jumat 27 Maret 2026.

‎‎Salah satu saksi mata yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa terduga pelaku melakukan aksinya di wilayah Tambelangan sebelum akhirnya melarikan diri ke arah Bangkalan. Namun pelarian tersebut berakhir di Jrengik setelah mengalami kecelakaan.

‎Usai kecelakaan, terduga pelaku langsung dievakuasi menggunakan ambulans menuju Puskesmas Jrengik untuk mendapatkan penanganan medis. Namun situasi sempat memanas ketika sejumlah warga yang diduga merupakan pihak yang kehilangan kendaraan mendatangi ambulans dan melakukan pengeroyokan terhadap terduga pelaku.

‎‎Beruntung, aparat kepolisian yang berada di lokasi segera mengambil tindakan cepat. Kanit Reskrim Polsek Jrengik, Ali Badrun beserta anggota lainnya, langsung mengamankan terduga pelaku dan membawanya ke Puskesmas Torjun guna mendapatkan perawatan lebih lanjut serta menghindari amukan massa.

‎‎Sementara itu, terduga pelaku lain yang diduga terlibat dalam aksi tersebut berhasil membawa kabur sepeda motor hasil curian. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran dan penyelidikan lebih lanjut.

‎‎Terduga pelaku yang mengalami kecelakaan tersebut kini telah dijemput oleh aparat dari Polsek Tambelangan, mengingat lokasi awal kejadian berada dalam wilayah hukum mereka.

‎Kasi Humas Polres Sampang, AKP Puji Eko Waluyo, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa saat ini kasus masih dalam proses penyelidikan.

‎“Benar, saat ini masih dalam proses penyelidikan. Mohon waktu ya mas,” ujar Puji Eko Waluyo kepada Jatim Investigasi News.

‎Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat berwenang.*