Puluhan Burung Langka Asal Papua Disita di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

avatar Bang Priyo
  • URL berhasil dicopy

Jatiminvestiagasinews.id//Surabaya – Petugas keamanan di Pelabuhan Tanjung Perak berhasil menyita puluhan burung langka asal Papua yang dibawa tanpa izin oleh penumpang kapal laut, Sabtu (21/3/2026).

Burung-burung tersebut ditemukan saat pemeriksaan barang bawaan penumpang kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) yang tiba dari Jayapura.

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh sebagai bagian dari pengawasan rutin di area pelabuhan, Senin (23/03/2026).

Dalam pemeriksaan itu, petugas menemukan sejumlah satwa yang diduga dilindungi, di antaranya burung kakaktua, nuri, dan burung jagal Papua.

Beberapa di antaranya bahkan ditemukan dalam kondisi mati, diduga akibat kurangnya sirkulasi udara selama perjalanan.

Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan koordinasi bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

Pengamanan di pelabuhan juga melibatkan aparat TNI Angkatan Laut guna memperkuat pengawasan terhadap barang bawaan penumpang.

Kepala Cabang Pelni Surabaya, Roni Abdullah, menegaskan bahwa setiap barang yang dibawa penumpang akan diperiksa secara ketat.

“Setiap barang yang turun pasti kami lakukan pengecekan. Jika tidak sesuai aturan, langsung kami tahan dan tindak lanjuti, untuk satwa, kami koordinasikan dengan BKSDA,” ujarnya.

Seluruh burung yang diamankan telah diserahkan kepada pihak berwenang untuk penanganan lanjutan.

 

(Priyo)