Seorang Jurnalis Telah Buka Usaha Geprek "TA" Telah Hadir Untuk Masyarakat Sidoarjo
Jatiminvestigasinews.id//Sidoarjo – Seorang Jurnalis ingin membuka usaha Ayam Geprek, dan ingin merubah hidup, di sebuah kios geprek yang berdiri di Desa Sumorame, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, pada hari Rabu (17/12/2025)
Asmaul,sebagai pemilik usaha saat di temui awak media Jatiminvestigasinews.id ,mengatakan tidak hanya menghadirkan cita rasa pedas yang menggugah selera, namun juga membawa misi besar untuk mengubah paradigma
Masyarakat terhadap bisnis skala Kecil. Didirikan oleh seorang jurnalis yang memilih beralih jalur ke dunia kuliner, usaha yang diberi nama Geprekan "Ta" kini menjadi bukti nyata bahwa bisnis kecil-kecilan dapat menjadi dasar kuat bagi pertumbuhan yang signifikan di masa depan.
Pengusaha yang di milikki seorang jurnalis lebih suka dikenal sebagai "Kakek Ta" mengungkapkan bahwa keputusan untuk memasuki industri kuliner
Bukanlah pilihan sembarangan. Sebagai seorang jurnalis yang selama ini mengamati dinamika ekonomi mikro di daerah, ia menyadari adanya stigma yang masih melekat di masyarakat bahwa usaha berskala kecil hanya akan tetap kecil dan tidak memiliki potensi untuk berkembang menjadi entitas bisnis yang berdampak luas.
"Sebagai orang yang telah lama melihat berbagai cerita perjuangan pemilik usaha kecil, saya merasa perlu untuk membuktikan bahwa skala awal bukanlah batasan akhir," ujar Asmaul
Dalam wawancara dari media Jatiminvestigasinews.id, Geprekan "Ta" yang mulai beroperasi sejak tiga bulan lalu kini telah mampu menyerap empat orang pekerja lokal, dengan sistem manajemen yang dirancang secara profesional untuk memastikan kualitas produk dan kesejahteraan tenaga kerja.
Konsep usaha yang diusung tidak hanya fokus pada produk makanan yang dibuat dengan bahan baku lokal dari petani sekitar di Desa Sumorame, namun juga menerapkan prinsip bisnis yang terstruktur – mulai dari pengendalian mutu, pencatatan keuangan yang transparan, hingga strategi
Pemasaran yang mengedepankan nilai edukatif tentang potensi usaha mikro. Setiap pelanggan yang datang tidak hanya menikmati hidangan geprek yang disajikan, namun juga mendapatkan pemahaman bahwa setiap langkah kecil dalam berbisnis dapat menjadi batu loncatan menuju kesuksesan yang lebih besar.
Kepada para karyawannya, pengusaha ini juga memberikan pembekalan tentang literasi bisnis dan manajemen, dengan harapan mereka nantinya dapat menjadi agen perubahan yang juga mampu membangun usaha sendiri atau berkontribusi lebih besar dalam pengembangan industri kuliner daerah.
"Dengan membangun fondasi yang kuat sejak dini, meskipun awalnya hanya kios kecil di desa, kita bisa menciptakan ekosistem bisnis yang tidak hanya menguntungkan diri sendiri, namun juga memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar," tambahnya.
Dukungan dari masyarakat lokal dan pemerintah kecamatan mulai terlihat dengan meningkatnya kunjungan ke kios tersebut, baik dari warga sekitar maupun pelanggan yang datang dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sidoarjo.
(Priyo)
Editor : Bang Priyo