Mahfud Hadir di SMAN 4 Sampang, Pesan Akhlak Nabi Jadi Kunci Generasi Unggul
Jatiminvestigasinews.id, Sampang – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMAN 4 Sampang tahun ini berlangsung lebih istimewa. Selain dihadiri seluruh siswa, guru, serta komite sekolah, acara yang digelar pada Kamis, 18 September 2025, juga mendatangkan tokoh politik dan pendidikan, Mahfud, yang kini menjabat Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sampang sekaligus Ketua DPD PKS Sampang periode 2025–2029.
Dengan tema “Meneladani Nabi Muhammad SAW dalam Mencetak Generasi Berilmu dan Berakhlak Mulia”, peringatan Maulid Nabi berlangsung khidmat. Suasana aula sekolah dipenuhi lantunan shalawat yang dinyanyikan siswa, menambah semarak sekaligus meneguhkan makna acara keagamaan yang digelar rutin setiap tahun.
Dalam tausiyahnya, Mahfud menyampaikan pentingnya menempatkan Rasulullah SAW sebagai suri teladan utama dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, generasi muda saat ini tengah menghadapi tantangan besar, bukan hanya dalam dunia pendidikan, tetapi juga dalam menjaga akhlak dan moralitas.
“Generasi yang cerdas harus dibarengi dengan akhlak mulia. Kecerdasan tanpa akhlak bisa menjerumuskan, tetapi ilmu yang disertai akhlak akan melahirkan generasi pemimpin yang bermanfaat bagi umat dan bangsa,” tegas Mahfud di hadapan ratusan siswa.
Ia juga menambahkan bahwa perkembangan zaman menuntut anak muda tidak hanya pintar secara akademik, melainkan juga tangguh dalam menghadapi perubahan sosial. Menurut Mahfud, jika nilai-nilai Rasulullah SAW benar-benar dipraktikkan, maka generasi mendatang akan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, kuat, dan mampu memberi dampak positif di tengah masyarakat.
Selain menekankan soal akhlak, Mahfud turut memberikan motivasi kepada siswa agar tidak berhenti menuntut ilmu. Ia menekankan bahwa peluang untuk menimba pengetahuan tidak terbatas hanya di dalam negeri. Dunia luar, kata Mahfud, kini semakin terbuka lebar bagi anak muda Sampang untuk menorehkan prestasi.
“Belajar itu tidak ada batas. Kalau bisa meraih prestasi di tingkat nasional, jangan berhenti. .Raihlah juga kesempatan di tingkat internasional. Dunia menunggu generasi yang siap bersaing, dan itu harus dimulai dari semangat menuntut ilmu sejak dini,” ujarnya.
Dorongan ini disambut antusias oleh para siswa. Bagi mereka, sosok Mahfud bukan hanya politisi, melainkan juga figur yang peduli dengan pendidikan dan masa depan generasi muda Sampang. Kehadirannya memberi energi baru, terutama di tengah semangat sekolah untuk membuka akses pendidikan yang lebih luas.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala SMAN 4 Sampang, H. Fadlun Duifa, S.Pd, menyampaikan bahwa sekolah sedang mempersiapkan program unggulan yang diharapkan mampu membuka jalan bagi siswa untuk bersaing di kancah global. Salah satunya melalui kerja sama dengan Global Katalis lewat program Ausbildung Jerman.
Program ini membuka kesempatan bagi lulusan SMAN 4 untuk melanjutkan studi sekaligus bekerja di Jerman. Selain meningkatkan kualitas sumber daya manusia, kesempatan tersebut juga diyakini dapat membawa dampak positif bagi pembangunan daerah di masa depan.
“Kami ingin siswa SMAN 4 tidak hanya berprestasi di tingkat lokal, tetapi juga mampu bersaing secara global. Melalui program Ausbildung di Jerman ini, siswa berkesempatan belajar, bekerja, sekaligus memperluas wawasan dunia,” ungkapnya.
Lebih jauh, pihak sekolah menegaskan bahwa kerja sama internasional seperti ini merupakan langkah strategis agar generasi muda Sampang tidak tertinggal dalam arus globalisasi. Dengan bekal pendidikan dan pengalaman luar negeri, para siswa diharapkan mampu kembali ke tanah air dengan membawa ilmu dan keterampilan baru.
Rangkaian acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMAN 4 Sampang ditutup dengan doa bersama dan penampilan shalawat oleh para siswa. Nuansa religius kian terasa, menciptakan suasana penuh kedamaian di lingkungan sekolah.
Para guru dan komite sekolah menilai bahwa kegiatan ini bukan hanya menjadi tradisi peringatan, melainkan juga momentum penting dalam membangun spiritualitas serta kesadaran siswa akan nilai-nilai luhur yang diwariskan Nabi Muhammad SAW.
“Peringatan Maulid tidak boleh hanya dimaknai sebagai seremonial. Lebih dari itu, ini harus menjadi refleksi bagaimana kita bisa meneladani sifat Nabi dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di masyarakat,” ujar salah satu guru yang turut hadir.
Kehadiran Mahfud dalam acara ini memberikan warna baru bagi peringatan Maulid Nabi di SMAN 4 Sampang. Pesan yang disampaikannya sejalan dengan visi sekolah untuk mencetak generasi unggul, berilmu, berakhlak, dan mampu bersaing secara global.
Dukungan berbagai pihak, baik tokoh masyarakat maupun lembaga pendidikan, harapan untuk lahirnya generasi emas dari Sampang semakin nyata. Peringatan Maulid Nabi pun menjadi titik pengingat bahwa keberhasilan sejati tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari seberapa besar akhlak dan manfaat yang diberikan kepada sesama.*
(Beny)
Editor : Sarbaini