Kodim 0828 Sampang Gelar Khitanan Massal Gratis, Salurkan Kaki Palsu dan Kursi Roda

avatar jatiminvestigasinews.id
  • URL berhasil dicopy
Dandim 0828/Sampang menyerahkan bantuan kaki palsu kepada penyandang disabilitas dalam kegiatan bakti sosial di Poskes Dim 0828/Sampang/istimewa/Bn.
Dandim 0828/Sampang menyerahkan bantuan kaki palsu kepada penyandang disabilitas dalam kegiatan bakti sosial di Poskes Dim 0828/Sampang/istimewa/Bn.

Jatiminvestigasinews.id, Sampang - Kodim 0828/Sampang menggelar bakti sosial berupa khitanan massal gratis serta penyaluran bantuan kaki palsu dan kursi roda bagi masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan tersebut berlangsung di Poskes Dim 0828/Sampang, Jalan Wijaya Kusuma, Kabupaten Sampang, Senin (10/8/2026).

Kegiatan sosial tersebut diikuti masyarakat dari berbagai kalangan. Selain sebagai bentuk kepedulian terhadap warga, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta mendukung peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Sampang.

Komandan Kodim (Dandim) 0828/Sampang Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar, S.T., menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, bakti sosial yang dilaksanakan merupakan salah satu bentuk nyata sinergitas dan kepedulian TNI terhadap masyarakat, sekaligus bagian dari pelaksanaan program Karya Bakti TNI di Kabupaten Sampang.

“Atas nama keluarga besar Kodim 0828/Sampang, saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kehadirannya. Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergitas, kepedulian, dan kebersamaan TNI kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah Kabupaten Sampang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program Karya Bakti TNI tidak hanya menyasar pembangunan fisik, seperti rehabilitasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) maupun pembangunan jembatan. TNI juga menjalankan berbagai kegiatan nonfisik yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Salah satunya melalui pelayanan kesehatan, khitanan massal, serta pemberian alat bantu mobilitas bagi penyandang disabilitas.

Dandim menegaskan, bantuan kaki palsu dan kursi roda diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap penyandang disabilitas agar dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah.

Menurutnya, kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya berkaitan dengan tugas pertahanan dan keamanan, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian sosial ketika masyarakat menghadapi berbagai keterbatasan.

“Penyerahan bantuan kaki palsu dan kursi roda ini adalah bentuk kepedulian seluruh pihak terhadap saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Sementara khitanan massal merupakan tanggung jawab moral orang tua dalam mengantarkan anak-anaknya menuju proses pendewasaan,” katanya.

Dandim juga mengungkapkan pengalaman yang cukup mengharukan ketika melihat langsung kondisi salah seorang warga yang selama bertahun-tahun menggunakan alat seadanya untuk menopang aktivitas sehari-hari.

Ia menyebut kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa masih terdapat masyarakat yang membutuhkan perhatian dan bantuan dari berbagai pihak.

“Kemarin saya melihat sendiri ada ibu-ibu yang sudah lama kaki fisiknya diganjal dengan kaos kaki dan ban dalam. Kami menyadari bantuan ini belum dapat memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat, tetapi kami berharap kepedulian kecil ini menjadi bukti bahwa negara dan TNI selalu hadir membantu,” ungkapnya.

Menurut Dandim, pelaksanaan bakti sosial tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga para donatur yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

Kolaborasi tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan bantuan kesehatan dan alat bantu mobilitas.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada instansi, tenaga kesehatan, serta para donatur yang membantu sehingga kegiatan ini terlaksana dengan baik. Mari kita jaga semangat gotong royong ini demi terwujudnya Kabupaten Sampang yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya guna,” pungkasnya.**