Pemkab Sampang Lepas Ratusan Jemaah Haji Kloter 67 dan 68 Menuju Tanah Suci
Jatiminvestigasinews.id, Sampang - Pemerintah Kabupaten Sampang resmi melepas keberangkatan ratusan calon jemaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 67 dan 68 tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di halaman Pendopo Trunojoyo, Jumat malam 8 Mei 2026.
Suasana pelepasan berlangsung penuh khidmat. Sejak sore, area pendopo telah dipadati keluarga jemaah yang datang untuk mengantar keberangkatan sanak saudara mereka menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya sebelum melanjutkan penerbangan ke Arab Saudi.
Acara pelepasan dihadiri langsung oleh Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, jajaran Forkopimda, tokoh agama, serta sejumlah pejabat daerah. Kehadiran para pejabat tersebut menjadi bentuk dukungan dan penghormatan kepada para calon tamu Allah yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini.
Dalam keterangannya kepada awak media usai kegiatan, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyampaikan bahwa keberangkatan haji merupakan momen yang sangat dinantikan para jemaah. Menurutnya, sebagian besar calon jemaah harus menunggu cukup lama hingga akhirnya mendapatkan kesempatan berangkat ke Tanah Suci.
Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Sampang telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan proses pemberangkatan berjalan aman dan lancar, mulai dari kesiapan transportasi, pengawalan, hingga pelayanan kesehatan jemaah.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Sampang, kami mengucapkan selamat jalan kepada seluruh jemaah haji. Semoga diberikan kesehatan, kelancaran selama menjalankan ibadah, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan para jemaah agar memperhatikan kondisi kesehatan selama berada di Arab Saudi. Ia menilai cuaca panas yang cukup ekstrem di Tanah Suci menjadi salah satu tantangan yang harus diantisipasi sejak awal.
Menurutnya, menjaga stamina menjadi hal penting agar seluruh rangkaian ibadah haji dapat dijalankan dengan baik, mulai dari wukuf di Arafah hingga pelaksanaan tawaf dan sai.
“Kondisi cuaca di sana tentu berbeda dengan di Indonesia. Jemaah diharapkan rutin minum air putih, menjaga pola istirahat, dan mengikuti arahan petugas kesehatan agar tetap fit selama menjalankan ibadah,” katanya.
Selain kesehatan, Bupati juga meminta para jemaah menjaga kebersamaan selama berada di Tanah Suci. Ia berharap jemaah yang masih muda dapat membantu jemaah lanjut usia agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan nyaman.
Menurutnya, rasa saling peduli dan kekompakan antarjemaah menjadi salah satu hal penting dalam perjalanan ibadah haji, terlebih para jemaah akan berada di lingkungan yang dipenuhi umat Islam dari berbagai negara.
“Jaga nama baik Kabupaten Sampang. Tunjukkan sikap tertib, santun, dan saling membantu selama berada di sana,” tegasnya.
Prosesi pelepasan berlangsung sederhana namun penuh makna. Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin tokoh agama setempat serta penyerahan bendera pataka secara simbolis kepada petugas pendamping kloter.
Saat iring-iringan bus mulai meninggalkan halaman Pendopo Trunojoyo, suasana haru tidak dapat dibendung. Sejumlah keluarga tampak melambaikan tangan sambil mengiringi keberangkatan para jemaah dengan doa, berharap seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar hingga kembali ke Kabupaten Sampang dalam keadaan sehat.***
Editor : Sarbaini