King’s Merpati Sabet Gelar Juara JMU Cup 1 2026 Usai Taklukkan Angkasa Putra Hidayat
Jatiminvestigasinews.id, Sampang – Klub pendatang baru King’s Merpati sukses mencatatkan sejarah manis dengan meraih gelar juara pada turnamen bola voli JMU Cup 1 2026 setelah tampil dominan dan menundukkan tim kuat Angkasa Putra Hidayat dengan skor meyakinkan 3-0.
Laga grand final tersebut berlangsung di Lapangan PBV Accen, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, pada Sabtu malam 2 Mei 2026 dalam atmosfer pertandingan yang penuh tensi dan sorakan penonton.
Kemenangan telak tersebut sekaligus memastikan tim asal Kampung Kranggan, Kelurahan Gunung Sekar, itu berhak membawa pulang trofi juara serta uang pembinaan sebesar Rp 9.000.000 yang diserahkan langsung di podium kehormatan usai pertandingan berakhir.
Sejak awal laga, King’s Merpati tampil penuh percaya diri dengan permainan cepat, solid, dan minim kesalahan. Dominasi mereka terlihat jelas saat mampu mengendalikan ritme permainan dan meredam serangan lawan yang dikenal memiliki pengalaman lebih matang di turnamen-turnamen sebelumnya.
Owner PBV King’s Merpati, Haji Salman yang dikenal dengan sapaan DRT, menyampaikan rasa syukur atas capaian gemilang timnya yang baru dibentuk namun mampu langsung meraih gelar juara di turnamen semi open bergengsi tersebut.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras pemain, pelatih, serta dukungan penuh manajemen yang terus berupaya membangun tim secara serius dan terstruktur.
“Alhamdulillah, kami selaku manajemen King’s Merpati sangat bersyukur atas juara satu di turnamen semi open JMU Cup 1 ini. Insya Allah ke depannya kami berencana mengadakan lomba bola voli se-Madura di Kabupaten Sampang,” ujarnya.
Lebih jauh, Haji Salman menilai bahwa keberadaan King’s Merpati bukan hanya sebatas mengejar prestasi di lapangan, melainkan juga membawa misi sosial untuk membangkitkan kembali gairah olahraga bola voli di Kabupaten Sampang yang sempat mengalami penurunan aktivitas kompetisi dalam beberapa tahun terakhir.
Menurutnya, dunia olahraga khususnya bola voli harus kembali menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan energi mereka. Ia berharap kehadiran turnamen-turnamen seperti JMU Cup dapat menjadi pemantik lahirnya atlet-atlet potensial dari daerah.
“Tujuan kami tak lain ingin menghidupkan kembali marwah bola voli di Sampang agar pemuda-pemuda memiliki kegiatan positif dan menjadi bibit penerus yang membanggakan, sekaligus menjauhkan generasi muda dari hal-hal negatif seperti narkoba,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut mencerminkan visi jangka panjang manajemen King’s Merpati yang tidak hanya fokus pada kemenangan sesaat, tetapi juga pada pembinaan berkelanjutan bagi dunia olahraga lokal.
Sementara itu, pelatih King’s Merpati, Rosy Abdillah, turut memberikan apresiasi tinggi terhadap performa anak asuhnya yang mampu tampil konsisten sejak babak awal hingga partai final.
Ia menilai keberhasilan meraih gelar juara ini merupakan hasil dari disiplin latihan, kekompakan tim, serta kemampuan pemain dalam menjalankan strategi dengan baik di lapangan.
“Alhamdulillah selaku pelatih kami sangat senang. Kemenangan ini adalah bentuk kekompakan tim dan para pemain sehingga King’s Merpati yang baru lahir ini bisa langsung meraih juara nomor satu, ini sangat luar biasa bagi kami,” terangnya.
Rosy juga menegaskan bahwa mental bertanding para pemain menjadi faktor penting dalam keberhasilan tersebut, terutama saat menghadapi lawan tangguh yang memiliki pengalaman lebih panjang di dunia kompetisi.
Dalam kesempatan tersebut, Rosy juga mengungkapkan bahwa kekuatan tim King’s Merpati tidak hanya bertumpu pada pemain lokal, tetapi juga diperkuat oleh sejumlah pemain jemputan berpengalaman.
Beberapa nama seperti I Made dari klub Sukun Badak Bali serta pemain asal Pamekasan, Gorda dan Rahmat Cali-Cali, menjadi bagian penting dalam memperkuat performa tim di turnamen ini.
Kombinasi antara pemain profesional dan talenta lokal tersebut dinilai menjadi formula ideal yang mampu membawa King’s Merpati tampil dominan sepanjang turnamen.
Dengan hasil ini, King’s Merpati tidak hanya pulang sebagai juara, tetapi juga mengirimkan pesan kuat bahwa tim baru pun mampu bersaing dan mendominasi jika dikelola dengan serius, disiplin, dan visi pembinaan yang jelas di dunia olahraga bola voli Sampang.*
Editor : Sarbaini