Rutan Sampang Gelar Razia dan Tes Urin Massal Wujudkan Komitmen Bersih dari Narkoba

avatar jatiminvestigasinews.id
  • URL berhasil dicopy
Petugas TNI dan Polri menggeledah warga binaan saat razia blok hunian di Rutan Kelas IIB Sampang/Istimewa/Bn.
Petugas TNI dan Polri menggeledah warga binaan saat razia blok hunian di Rutan Kelas IIB Sampang/Istimewa/Bn.

Jatiminvestigasinews.id, Sampang – Momentum peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke 62 dimanfaatkan Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Sampang untuk memperkuat pengawasan internal. Melalui razia blok hunian dan tes urin massal, jajaran pemasyarakatan menunjukkan keseriusan dalam menjaga lingkungan rutan tetap bersih dari narkoba serta praktik terlarang lainnya.

‎Kegiatan yang berlangsung dengan pengamanan ketat tersebut melibatkan personel gabungan dari TNI Kodim 0828 Sampang, Polres Sampang, serta tim dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sumenep. Kehadiran lintas institusi ini menjadi bukti nyata sinergitas aparat penegak hukum dalam menciptakan kondisi yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Sampang.

‎Razia dilakukan dengan menyisir seluruh kamar hunian warga binaan. Petugas memeriksa setiap sudut ruangan serta barang milik penghuni rutan guna memastikan tidak adanya benda terlarang seperti telepon genggam, senjata tajam, maupun instalasi listrik ilegal yang berpotensi memicu gangguan keamanan.

‎Dalam pelaksanaannya, razia tetap mengedepankan pendekatan humanis. Warga binaan diarahkan untuk tetap tertib dan kooperatif selama proses berlangsung. Petugas juga memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur serta tetap menghormati hak warga binaan

‎Selain penggeledahan, tes urin massal turut menjadi fokus utama. Proses ini diawasi langsung oleh tim dari BNNK Sumenep yang memastikan transparansi dan akuntabilitas. Tes dilakukan tidak hanya kepada warga binaan, tetapi juga seluruh petugas rutan sebagai bentuk komitmen bersama.

‎Kepala Rutan Kelas IIB Sampang, Kamesworo, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan pengawasan di dalam rutan.

‎“Razia dan tes urin ini untuk memastikan kondisi rutan tetap aman dan tidak ada penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

‎Ia menambahkan, pengawasan dilakukan secara menyeluruh baik kepada warga binaan maupun petugas.

‎“Semua pihak di dalam rutan harus menjaga aturan yang berlaku agar situasi tetap kondusif,” katanya.

‎Kamesworo juga menekankan pentingnya kerja sama lintas instansi dalam mendukung pengawasan tersebut.

‎“Dengan adanya dukungan dari TNI, Polri, dan BNN, pengawasan bisa berjalan lebih optimal,” tambahnya.

‎Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan tidak adanya indikasi penyalahgunaan narkoba berdasarkan tes urin yang dilakukan. Meski demikian, petugas tetap mengamankan sejumlah barang yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

Langkah tegas ini mendapat respons positif sebagai bentuk keseriusan dalam melakukan pembenahan internal. Kegiatan serupa diharapkan terus dilakukan secara berkala guna memastikan lingkungan rutan tetap steril dari praktik terlarang.

‎Momentum Hari Bhakti Pemasyarakatan menjadi pengingat penting bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan profesionalisme dan integritas. Tidak hanya dalam pelayanan, tetapi juga dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan.

‎Pelaksanaan razia dan tes urin massal ini menegaskan komitmen Rutan Sampang untuk terus melakukan pembenahan secara berkelanjutan. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya preventif dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang bersih, transparan, dan berintegritas di Kabupaten Sampang.