Dua Korban Kritis Akibat Ledakan LPG, Dugaan Gas Ilegal Menguat
Jatiminvestigasinews.id, Surabaya - Ledakan tabung gas LPG terjadi di kawasan Kapas Madya Gang 1B, Surabaya, Selasa sore (1/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Insiden ini menyebabkan dua orang mengalami luka serius.
Korban, Yudi Setiawan, mengalami luka bakar berat di tangan, tubuh, dan wajah. Sementara Kenzo Moreno Usu Baihaqi mengalami luka pada bagian wajah akibat semburan api.
Keduanya sempat dirawat di RSUD Dr. Soewandhie Surabaya, sebelum dirujuk ke RS Asrama Haji Surabaya untuk penanganan lebih lanjut. Yudi direncanakan menjalani operasi karena luka yang cukup parah.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula saat korban diminta memperbaiki tabung LPG yang mengeluarkan suara mendesis (ngowos).
Setelah regulator dilepas, tabung mengeluarkan asap putih. Saat korban mencoba membuka bagian atas, terjadi ledakan hebat yang langsung memicu kobaran api.
Api menyambar tubuh korban dan sempat menjalar ke luar rumah, sehingga memicu kepanikan warga sekitar.
Seorang warga menyebut, sebelum kejadian, ibu korban telah lebih dulu keluar rumah sambil menggendong cucunya karena mencium bau gas yang menyengat.
Dugaan LPG Ilegal
Dugaan penggunaan LPG dari jalur tidak resmi mulai menguat.
Hal ini mengacu pada perbedaan harga:
Harga beli korban: Rp18.000
Harga resmi: Rp19.000 – Rp20.000
Harga kulakan: sekitar Rp17.500
Warga menyebut, LPG dibeli dari penjual di sekitar Kapas Madya 1B nomor 24–26. Penjual tersebut diduga tidak hanya menjual eceran, tetapi juga berperan sebagai pengepul.
Selain itu, LPG dari sumber tersebut kerap dikeluhkan karena sering bocor atau “ngowos”.
Ancaman di Permukiman Padat
Lokasi kejadian berada di kawasan padat penduduk. Insiden ini berpotensi memicu kebakaran besar jika tidak segera ditangani.
Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi warga akan bahaya penggunaan LPG yang tidak terjamin keamanannya.
Penyelidikan Berjalan
Pihak kepolisian bersama Pertamina saat ini tengah melakukan penyelidikan untuk menelusuri asal-usul tabung LPG tersebut.
Warga berharap adanya:
Penindakan tegas terhadap penjual ilegal
Pengawasan distribusi LPG yang lebih ketat
Transparansi jika ditemukan pelanggaran
Kondisi Korban
Yudi Setiawan: Luka bakar serius, dalam persiapan operasi
Kenzo Moreno Usu Baihaqi: Luka pada wajah, masih dirawat
Tim medis menyatakan operasi diperlukan untuk mencegah infeksi dan memperbaiki jaringan yang rusak.
Imbauan
Masyarakat diimbau tidak membeli LPG dari sumber yang tidak resmi meskipun ditawarkan dengan harga lebih murah.
Jika menemukan distribusi LPG mencurigakan, warga diminta segera melapor kepada pihak berwenang.
Editor : Siti