‎Arena Balap Liar Berubah Jadi Balap Lari Taruhan, Pengawasan Aparat Disorot

avatar jatiminvestigasinews.id
  • URL berhasil dicopy
Sejumlah pemuda diduga mengikuti balap lari taruhan di Jalan Plasah, Pangarengan, pada malam hari, disaksikan warga di tepi jalan yang selama ini dikenal rawan balap liar/istimewa/Bn.
Sejumlah pemuda diduga mengikuti balap lari taruhan di Jalan Plasah, Pangarengan, pada malam hari, disaksikan warga di tepi jalan yang selama ini dikenal rawan balap liar/istimewa/Bn.

Jatiminvestigasinews.id, Sampang – Aktivitas tak biasa terjadi di Jalan Plasah, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, pada Senin malam (17/3/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Lokasi yang selama ini kerap dijadikan arena balap liar sepeda motor, kali ini berubah menjadi ajang balap lari diduga dengan sistem taruhan.

‎‎Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, sejumlah pemuda terlihat berkumpul di ruas jalan tersebut untuk menyaksikan aksi balap lari yang diduga disertai taruhan uang. Kegiatan tersebut berlangsung cukup ramai dan sempat menarik perhatian warga sekitar serta pengguna jalan yang melintas.

‎‎Seorang warga setempat menyebutkan bahwa lokasi tersebut memang sudah lama dikenal sebagai titik rawan balap liar, terutama pada malam hari. Namun, kejadian balap lari dengan taruhan seperti yang terjadi semalam dinilai sebagai fenomena baru yang tetap berpotensi mengganggu ketertiban umum.

‎‎“Biasanya balap motor, ini malah balap lari tapi pakai taruhan. Tetap saja berbahaya, apalagi di jalan umum,” ujarnya.

‎Kondisi ini pun memunculkan pertanyaan dari masyarakat terkait pengawasan aparat kepolisian setempat. Pasalnya, jarak antara lokasi kejadian dengan Polsek Pangarengan terbilang tidak terlalu jauh.

‎Saat dikonfirmasi pada malam kejadian, Kapolsek Pangarengan, Iptu Iwan Suhadi., S.H., mengaku akan segera menghubungi anggota yang sedang piket untuk menindaklanjuti informasi tersebut.

‎"Iya Mas terima kasih infonya, saya telpon yang piket dulu," jawabnya singkat.

‎Namun hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi lanjutan melalui pesan WhatsApp belum mendapatkan respons, dengan status pesan masih centang satu.

‎Minimnya pengawasan di lokasi yang telah berulang kali digunakan sebagai arena aktivitas ilegal ini dikhawatirkan dapat memicu kejadian yang lebih berisiko, baik bagi pelaku maupun pengguna jalan lainnya.

‎‎Masyarakat berharap adanya tindakan tegas dan patroli rutin dari aparat kepolisian guna mencegah kejadian serupa terulang kembali, serta menjaga keamanan dan keselamatan di wilayah tersebut.*