‎Jelang Nataru, Polres Sampang Bentuk 4 Pos Terpadu dan Kerahkan 160 Personel ‎

avatar jatiminvestigasinews.id
  • URL berhasil dicopy
Sinergi Polres Sampang, TNI, dan Pemda di pos terpadu pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026/Bn
Sinergi Polres Sampang, TNI, dan Pemda di pos terpadu pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026/Bn

‎Jatiminvestigasinews.id, Sampang – Polres Sampang meningkatkan pengamanan menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) dengan menyiagakan empat Pos Terpadu dan Pos Pengamanan di sejumlah titik strategis. Langkah ini dilakukan untuk menjamin keamanan, kelancaran lalu lintas, serta kenyamanan masyarakat dan wisatawan selama masa libur panjang.

‎Kasat Lantas Polres Sampang, AKP Sigit Ekan Sahudi, S.H., menyampaikan bahwa pengamanan Nataru dilaksanakan selama dua pekan, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

‎“Empat pos kami siagakan di Kecamatan Jrengik, kawasan wisata Pantai Lon Malang Kecamatan Sokobanah, serta kawasan wisata Kecamatan Camplong,” ujar AKP Sigit kepada Jatiminvestigasinews (24/12/2025).

Sebanyak 160 personel Polri dikerahkan dan disebar di seluruh pos pengamanan. Selain itu, Polres Sampang juga melibatkan sejumlah instansi terkait untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

‎“Setiap pos diperkuat oleh personel Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, Koramil, BPBD, serta relawan dari PMR dan Pramuka,” jelasnya.

‎AKP Sigit menambahkan, meskipun fasilitas pos pengamanan selama ini jarang dimanfaatkan secara maksimal oleh pengguna jalan, pihaknya tetap menyediakan sarana pendukung secara lengkap.

‎“Kami menyiapkan fasilitas kesehatan, ruang khusus ibu hamil, air mineral, serta tempat istirahat bagi pengendara yang membutuhkan,” katanya.

‎Hasil pemetaan Satlantas Polres Sampang menunjukkan terdapat dua titik yang menjadi perhatian khusus selama libur Nataru. Jalan Raya Jrengik dikategorikan sebagai daerah rawan kecelakaan atau black spot, sementara Jalan Raya Tanjung Kecamatan Camplong masuk dalam wilayah rawan kemacetan.

‎Menurut AKP Sigit, kecelakaan lalu lintas umumnya disebabkan oleh faktor kelalaian pengendara. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas.

‎“Lengkapi surat kendaraan, patuhi aturan, gunakan helm standar, dan jangan memaksakan diri jika merasa lelah,” tegasnya.

‎Ia juga mengingatkan pengendara agar memanfaatkan Pos Pam, rest area, maupun masjid untuk beristirahat demi keselamatan perjalanan.

“Lebih baik terlambat sampai tujuan daripada mengalami kecelakaan. Keselamatan adalah yang utama,” ujarnya.

Menutup keterangannya, AKP Sigit mengajak masyarakat merayakan pergantian tahun dengan tertib dan tidak melakukan aksi berbahaya di jalan raya.

‎“Rayakan tahun baru dengan bijak agar seluruh masyarakat bisa selamat dan sehat sampai tujuan,” pungkasnya.*