Presma dan Ketua BEM Universitas Caritas Indonesia (UNCRI), Diharapkan Jadi Jembatan Komunikasi Efektif Antara Mahasiswa
Presma atau Ketua BEM Universitas Caritas Indonesia (UNCRI), Diharapkan Menjadi Jembatan Komunikasi yang Efektif Antara Mahasiswa dan Pihak Universitas
Jatiminvestigasi, Papua – Pada hari Minggu Tanggal 17 November 2025,Rusman Kelkusa di sela-sela waktunya sempat bercengkerama dengan awak media menjelang agenda rangkaian pemilihan Presma atau Ketua BEM Universitas Caritas Indonesia (UNCRI), melontarkan bahwa seorang Presma atau Ketua BEM diharapkan menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara mahasiswa dan pihak universitas.
Mereka memiliki tanggung jawab untuk mengangkat isu-isu yang relevan dengan kehidupan mahasiswa dan memperjuangkan kepentingan mahasiswa kepada pimpinan universitas.
• Aspirasi mahasiswa yang berkaitan dengan kebijakan akademik, fasilitas kampus, kegiatan ekstrakurikuler, serta masalah sosial lainnya dapat disuarakan melalui BEM.
• Mereka diharapkan mampu mengorganisir forum dialog antara mahasiswa dan pimpinan kampus untuk memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil oleh pihak universitas mempertimbangkan kepentingan mahasiswa.
Di sisi lain, peningkatan Kualitas Kesejahteraan Mahasiswa. Dalam konteks ini, BEM dan Presiden Mahasiswa sering kali berfokus pada kesejahteraan mahasiswa, baik dari segi finansial, fasilitas kampus, maupun kegiatan sosial.
• Beasiswa dan bantuan sosial adalah isu yang sering menjadi perhatian utama untuk membantu mahasiswa yang membutuhkan.
• Memperjuangkan fasilitas kampus yang lebih baik, seperti ruang belajar, fasilitas olahraga, dan ruang publik yang nyaman, juga menjadi fokus utama.
• BEM diharapkan bisa memperjuangkan hak-hak mahasiswa terkait dengan akses kesehatan, ruang untuk kegiatan mahasiswa, dan berbagai layanan mahasiswa lainnya.
Editor : Siti