Dr.Rukin, Sang Pemimpin Visioner Dalam Simfoni Pengabdian untuk Bangsa, Antarkan Empat Mahasiswa Raih Gelar Magister Manajemen
Jatiminvestigasinews.id// Surabaya - Dalam suasana elegan sebuah kafe di kawasan elite Perumahan Darmo, Surabaya Barat, kami bertemu sosok yang namanya tengah menginspirasi dunia.Pada hari Rabu ( 10/9/2025)
Pendidikan dan kepemimpinan nasional, yaitu Dr. Rukin, S.Pd., S.H., M.Si., sebagai Wakil Rektor Universitas Modern Al Rifa’ie Indonesia (UMAIN) Malang, figur visioner yang menyatukan intelektualitas dan pengabdian.
Sambil menikmati secangkir kopi, pemimpin ini dengan rendah hati berbagi cerita tentang pencapaiannya terbaru mengantarkan empat mahasiswa bimbingannya menuntaskan studi magister manajemen dan sukses mempertahankan tesis mereka di Sidang Pascasarjana UTS Surabaya pada 9 September 2025.
Keempat mahasiswa tersebut adalah potret keberagaman kontribusi anak bangsa: Mochamad Sugeng Fitra, pendamping pembangunan desa di Kabupaten Tuban dengan riset pengembangan SDM sektor pariwisata, Muhammad Fu’ad, ASN Kota Surabaya yang mengkaji strategi peningkatan kinerja pegawai, Yoyanda Krisma Armadika, profesional swasta yang meneliti kewirausahaan pesisir Pantai Kenjeran, serta Puguh Kurniawan, Direktur Utama PT Bizza Kurnia multindo Sidoarjo yang menyoroti hubungan kualitas
Produk dan loyalitas pelanggan. Prestasi ini menjadi bukti bahwa pendidikan tinggi mampu menjembatani visi individu dengan kebutuhan pembangunan nasional.Sebagai Wakil Rektor, Dr. Rukin telah memosisikan UMAIN Malang sebagai pusat inovasi dan transformasi sosial.
Kepemimpinannya mengedepankan keseimbangan antara spiritualitas, intelektualitas, dan profesionalisme. Tidak sekadar melahirkan lulusan berijazah, ia mencetak generasi dengan daya saing global sekaligus kesadaran sosial yang tajam.
Di tangannya universitas bukan hanya ruang belajar, melainkan inkubator kepemimpinan dan karakter.Julukan “Akademisi Tanpa Batas Waktu” yang disematkan kepadanya bukan tanpa alasan. Dr. Rukin dikenal produktif menulis, inovatif memimpin, dan konsisten membangun jejaring akademik lintas institusi.
Kiprahnya menjadikan perguruan tinggi sebagai mercusuar pendidikan nasional, tempat lahirnya pemimpin yang berintegritas dan berjiwa kreatif.Sosoknya menjadi representasi pemimpin masa depan: sederhana, humanis, namun tajam visi. Dengan senyum hangat dan tutur lembut, ia membawa pesan bahwa pendidikan adalah panggilan jiwa, bukan sekadar profesi.
Seperti matahari yang tak pernah lalai terbit, kehadirannya memancarkan semangat dan inspirasi tanpa pamrih bagi mahasiswa dan masyarakat luas.Nama Dr. Rukin kini melampaui batas ruang kelas dan gedung universitas.
Ia hadir di tengah masyarakat, menembus jalan desa dan perkampungan, menghidupkan nilai ilmu pengetahuan di tempat-tempat yang jarang tersorot, kepemimpinannya mencerminkan filosofi pengabdian membangun bangsa bukan hanya lewat kebijakan, tetapi juga melalui sentuhan personal kepada individu-individu yang ia bimbing.
Keberhasilan empat mahasiswa bimbingannya bukan sekadar capaian akademik, melainkan refleksi dari kepemimpinan yang melahirkan pemimpin baru. “Mereka bukan hanya mahasiswa saya, tetapi mitra berpikir dan agen perubahan,” ungkap Dr. Rukin dengan nada rendah hati namun penuh kebanggaan.
Dengan dedikasi yang melampaui jabatan, Dr. Rukin menjadikan UMAIN Malang sebagai bukti bahwa perguruan tinggi berbasis nilai religius dan inovasi dapat berperan strategis dalam mencetak SDM unggul. Di tengah derasnya arus globalisasi, ia menawarkan model kepemimpinan yang berpijak pada akar budaya, namun berorientasi masa depan.
Kini, perjalanan Dr. Rukin bukan sekadar cerita sukses seorang akademisi, tetapi narasi perjuangan tentang pentingnya membangun bangsa melalui pendidikan berkualitas. Sosoknya adalah inspirasi bahwa pemimpin sejati adalah mereka yang rela berbagi waktu, ilmu, dan energi demi masa depan generasi penerus.
( Priyo)
Editor : Bang Priyo