Bupati Sampang Resmikan Program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Jrengik
Jatiminvestigasinews.id, Sampang – Bupati Sampang H. Slamet Junaidi secara resmi meresmikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Jrengik, Senin (8/9/2025).
Peresmian tersebut ditandai dengan launching dapur ketiga Satuan Pemenuhan Gizi Gratis (SPPG) yang berlokasi di Desa Kotah.
Program nasional yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ini hadir sebagai upaya memperbaiki gizi masyarakat sekaligus menekan angka stunting.
Jrengik menjadi kecamatan pertama di Kabupaten Sampang yang menjadi tuan rumah peresmian MBG langsung oleh Bupati.
Acara berlangsung meriah dengan dihadiri jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Kabupaten Sampang Rudi Kurniawan, Anggota DPRD Jawa Timur Agus Wahyudi, serta jajaran Forkopimcam Jrengik. Turut hadir tokoh agama, kepala desa, dan tokoh masyarakat setempat yang memberikan dukungan penuh.
Dalam sambutannya, Bupati Slamet Junaidi menegaskan bahwa program MBG melalui dapur SPPG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak-anak, balita, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi masyarakat.“Bahan pangan seperti telur, sayur, dan beras sebaiknya dipasok langsung dari peternak maupun petani lokal. Dengan begitu, manfaatnya ganda: kesehatan masyarakat meningkat, ekonomi daerah ikut tumbuh,” ujar Bupati.
Ia menambahkan, di Kabupaten Sampang saat ini terdapat 30 dapur MBG yang sudah berjalan, sementara 45 dapur lainnya masih menunggu izin operasional. Targetnya, kebutuhan 93 dapur dapat terpenuhi agar program ini benar-benar merata.
Komandan Kodim 0828 Sampang Letkol Czi Dhika Catur Yanuar Anwar menekankan pentingnya menjaga kualitas dan ketepatan sasaran penerima. Menurutnya, dapur MBG di Desa Kotah akan melayani 3.026 penerima manfaat yang tersebar di tiga desa..Sementara itu, Ketua Mitra Yayasan Kolaborasi Ekosistem Masyarakat (Kemas) Indonesia SPPG Desa Kotah, H. Bahrul Ulum, memastikan distribusi makanan bergizi berjalan lancar dengan dukungan armada memadai.“Sejak pagi dapur sudah beroperasi. Sasaran kita mencakup siswa sekolah, balita, hingga ibu hamil,” jelasnya.
Tuan rumah acara, Dr. H. Fauzan, menyampaikan bahwa keberadaan dapur MBG di Kecamatan Jrengik merupakan langkah penting untuk menyiapkan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk turut mengawasi jalannya program agar manfaatnya benar-benar dirasakan.
Acara peresmian ditutup dengan doa bersama dan pengumuman resmi dimulainya operasional dapur MBG di Desa Kotah. Masyarakat berharap kehadiran program ini mampu menekan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga Sampang.(Beny)
Editor : Redaksi