Diduga Banyak Diskotik di Surabaya Yang Tidak Punya Izin, AMI Menggelar Aksi Demo Akbar
Jatiminvestigasinews.id, Surabaya - Ketua Umum Ami menuntut pihak terkait untuk menindak tegas diskotik yang tidak mempunyai izin dan diduga ada praktek menjual narkotika dan miras dengan bebas di diskotik tersebut.
Baihaqi Akbar Ketua Umum AMI (Aliansi Madura Indonesia) menggelar aksi demo besar besaran di 4 (empat) tempat di Surabaya yaitu kantor BNN, kantor dinas kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jatim, kantor DPR D Surabaya dan kantor satpol PP kota Surabaya pada Senin, (02/12/2024).
Keberadaan Tempat Hiburan Malam (Diskotik) di Surabaya sudah sangat meresahkan dengan beberapa kejadian lakalantas akibat dalam pengaruh alkohol dan maraknya peredaran dan Penyalahgunaan Narkoba dan Miras Oplosan didalam tempat hiburan malam (Diskotik) hal tersebut juga sudah banyak memakan korban anak dibawah umur.
Maraknya Tempat Hiburan Malam (Diskotik) Dikota Surabaya secara tidak langsung merusak mental dan akhlak generasi muda kota Surabaya pada khususnya dan pada umumnya merusak generasi muda provinsi Jawa Timur.
"Dari hal tersebut kami meminta para pihak diantara nya Dinas Pariwisata Provinsi Jawa timur, DPRD Kota Surabaya, DPRD Provinsi Jawa Timur, Satpol PP Kota Surabaya, dan BNN Kota Surabaya untuk aktiv dan menindak tegas tempat hiburan malam (diskotik) yang tidak taat dengan aturan dan undang-undang, apalagi kota Surabaya sudah masuk radar sebagai kota Darurat Narkoba", tegas Baihaqi.

Walaupun hujan mengguyur kota Surabaya dan sekitarnya mulai pagi sampai sore, tidak menghentikan dan memadamkan kobaran semangat AMI dan anggota untuk berjuang menuju Surabaya lebih baik dan bersih bersinar.
"Hari Ini Semua Pengurus, anggota DPP , DPD dan DPC ALIANSI MADURA INDONESIA (AMI) beserta simpatisan ALIANSI MADURA INDONESIA (AMI) turut hadir tanpa terkecuali dalam aksi demonstrasi dan Audensi untuk menyuarakan kebenaran dan untuk Surabaya lebih baik", tutup ketua umum Ami.
(Umar Faruq)
Editor : Siti