Polsek Sawahan, Berikan Himbauan Tentang Bahaya Judi Online dan Narkoba di Warkop Jalan Simo Surabaya

avatar jatiminvestigasinews.id
  • URL berhasil dicopy

Jatiminvestigasinews.id, Surabaya -100 hari kerja Persiden Republik Indonesia (RI) dalam upaya pencegahan tindak pidana judi online, Kanit Reskrim Polsek Sawahan, bersama anggota piket fungsi, secara langsung memberikan penyuluhan kepada masyarakat di Warkop empat saudara di Jalan Simo Surabaya, Sabtu (23/11/2024).

Kanit Reskrim Polsek Sawahan Iptu Agus Tri mengatakan, berbagai modus operandi yang sering digunakan oleh pelaku judi online maupun narkotika serta dampak negatif yang ditimbulkan, seperti kerugian finansial, konflik keluarga, hingga tindakan kriminal lainnya. Judi online dan narkoba sangatlah berbahaya dan dapat merusak kehidupan seseorang.

"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi judi online dan narkoba dengan cara tidak terlibat dan melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas perjudian," jelas Iptu Agus Tri Kanit Reskrim Polsek Sawahan.

Ditempat terpisah Kapolsek Sawahan, Kompol Domingos DE.F.Ximenes, SH, SIK, menegaskan komitmennya untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya judi online.Selain melakukan penindakan terhadap pelaku, pencegahan melalui sosialisasi seperti ini juga sangat penting.

"Saya berharap kepada masyarakat Surabaya dapat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang kondusif dan bebas dari perjudian serta bebas narkoba," tegasnya.

Kapolsek Sawahan Kompol Domingos DE.F.Cimrnes, S.H., S.l.K., juga menyampaikan bahwa sebentar lagi Masyarakat Surabaya, akan melaksanakan kegiatan pesta Demokrasi berupa Pilkada tahun 2024, yang mana akan dilaksanakan pemilihan calon Kepala Daerah Tingkat Kabupaten/Kota maupun Provinsi.

“Demi mendukung dan mensukseskan agenda Pilkada 2024, kami dari pihak Kepolisian menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Surabaya, untuk dapat memberikan hak suaranya dalam pemilihan nantinya serta tindak mudah terpengaruh atas adanya berita - berita hoax yang bertebaran di media sosial, ingat bijaklah bermedia sosial, Sharing dulu sebelum disaring,"pungkasnya.

(Ferry)