Rumah Tempat Pengoplosan Tabung Elpiji 3 Kilogram dan 40,7 Kilogram di Tambak Rejo Krembung Meledak

avatar jatiminvestigasinews.id
  • URL berhasil dicopy

Jatiminvestigasinews.id II Sidoarjo - Ledakan hebat meluluhlantakkan sebuah rumah yang diduga menjadi tempat pengoplosan elpiji di Dusun Macekan Desa Tambak Rejo Kecamatan Krembung pada Senin malam (12/8/2024).

Sementara dua orang mengalami luka serius akibat ledakan tersebut dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

Ketenangan Warga Desa Tambak Rejo terusik saat sebuah ledakan dahsyat terjadi ketika warga saat terlelap tidur. Sebuah rumah yang diketahui milik Sulaiman warga Dusun Macekan RT 15 RW 8 Desa Tambak Rejo Kecamatan Krembung nyaris rata dengan tanah.

Roni warga sekitar menyebut ledakan yang terjadi seperti sebuah bom. Selain rumah milik Sulaiman, beberapa rumah di sekitarnya juga rusak parah.

"Ledakan terjadi sekitar pukul 23.30 WIB, saat warga sudah tertidur pulas,"ujarnya.

Dikatakannya, akibat ledakan tersebut diketahui dua orang mengalami luka bakar pada bagian kaki dan tubuhnya.

"Keduanya sudah di evakuasi di RSUD Sidoarjo untuk mendapatkan perawatan,"ujarnya.

Sementara itu di tumpukan reruntuhan rumah, terlihat ratusan elpiji ukuran 3 kilogram dan ukuran 40,7 kilogram berserakan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, rumah milik Sulaiman itu dikontrak oleh berinisial S untuk usaha pengoplosan elpiji. Bahkan beberapa warga menyebut sore sebelum ledakan terjadi terlihat beberapa mobil boxs mengirimkan tabung elpiji sebelum malamnya meledak.

Sementara itu Kasi Humas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono mengatakan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian yang diduga digunakan untuk mengoplos elpiji.

"Ada dua orang yang mengalami luka parah dan saat ini masih menjalani perawatan yang intensif di RSUD Sidoarjo,"tegasnya,(13/8/2024).

Diketahui dalam rumah tersebut terdapat tiga orang yakni berinisial EP (34) alamat Dusun Macekan Desa Tambak Rejo Kecamatan Krembung Sidoarjo. Selaku karyawan ( saat ini dirawat di RSUD Sidoarjo ), S (44) alamat Desa Jubellor Sugio Kecamatan Sugio Kab Lamongan. Selaku karyawan ( saat ini dirawat di RSUD Sidoarjo ) dan satunya adalah S, alamat Perum Desa Kesambi Kecamatan Porong Kab. Sidoarjo ( selaku pemilik usaha ) saat ini melarikan diri.

"Akibat kejadian tersebut kerugian material yang ditimbulkan masih belum bisa ditafsirkan,"tandasnya.

(Widodo)