Ponpes Darul Ulum Addiniyah Assalafiyah Assyafiiyah Gelar Gebyar Raya dan Wisuda ke- ll

avatar jatiminvestigasinews.id
  • URL berhasil dicopy

Jatiminvestigasinews.id || Sampang  - Sebanyak 18 Siswa Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ulum Addiniyah Assalafiyyah Assyafi'iyyah, Dusun Timur Sungai, Desa Prajjan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Jawa Timur diwisuda, Senin (05/07/2024) malam.

Wisuda ke II tersebut diikuti oleh berbagai jenjang, mulai dari tingkat SMP, SMK (Ula, Wustho, dan Ulya).

Acara di halaman Ponpes Darul Ulum Prajjan kali ini berlangsung meriah.

Menariknya, dalam acara ini juga ditampilkan demonstrasi kitab.

[caption id="attachment_16340" align="alignnone" width="300"] Foto: Tampak terlihat oara santri dan wali santri serta undangan yang antusias memeriahkan gelaran Wisuda II[/caption]

Sedangkan prosesi wisuda dipimpin langsung oleh KH Marzuki Bakri (Ketua Yayasan), didampingi Nurul (Kepala Madrasah), Moh Zainol (Kepala SMK), dan Abd. Wasik (Kepala SMP).

Ribuan penonton, mulai dari masyarakat sekitar, para santri dan wali santri, baik yang dari Sampang maupun yang dari luar Kota Sampang juga ikut hadir memeriahkan.

Ketua Panitia Penyelenggara Gebyar Raya Ustadz Syaiful menyampaikan, wisuda kali ini diikuti oleh 18 siswa secara kolektif dari berbagai lembaga pendidikan dibawah naungan Yayasan Ponpes Darul Ulum.

Angka Ini merupakan capaian yang terus berkembang dari tahun-tahun sebelumnya," ujarnya.

Ditempat yang sama, Pengasuh Ponpes Darul Ulum KH. Marzuki Bakri menyampaikan, prosesi wisuda ini merupakan pintu untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

"Keberlanjutan pendidikan ke tingkatan yang lebih tinggi menjadi prioritas utama dari pelaksanaan wisuda kali ini," ucap Kiai Marzuki di depan para wisudawan dan wali murid.

Melalui bekal semangat, lanjut Kiai Marzuki, usia 9 tahun adalah usia yang cukup untuk menampilkan keberhasilan Ponpes Darul Ulum dalam memberikan kontribusi bagi agama, bangsa, dan negara.

"Semoga ilmu yang didapat bisa bermanfaat, gunakan bekal ilmu itu sebaik-baiknya," pungkasnya.

(Dayat/madas)