PSHT Gelar Aksi Damai di Polrestabes Surabaya, Tuntut Penuntasan Kasus Dugaan Penganiayaan

Reporter : Marcel

Jatiminvestigasinews.id, Surabaya – Kawasan depan Mapolrestabes Surabaya dipadati ribuan massa dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang menggelar aksi demonstrasi damai pada Jumat (31/7/2026). 

Kehadiran massa menyebabkan arus lalu lintas di pusat Kota Surabaya mengalami kepadatan, sehingga kepolisian menerapkan rekayasa dan pengalihan arus di sejumlah ruas jalan.

Baca juga: HUT Bhayangkara ke-80 | Kabar Baik! Polrestabes Surabaya Kembalikan 471 Motor Barang Bukti Laka Gratis

Massa yang mengenakan pakaian serba hitam dengan atribut organisasi datang menggunakan kendaraan roda dua, roda empat, serta mobil komando. 

Mereka berkumpul di depan Mapolrestabes Surabaya untuk menyampaikan aspirasi dan mendesak aparat kepolisian menuntaskan proses hukum terkait dugaan penganiayaan dan pembacokan terhadap dua anggota PSHT yang diduga melibatkan oknum debt collector.

Guna menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas, petugas Satlantas Polrestabes Surabaya menutup sementara ruas jalan di depan Mapolrestabes. 

Baca juga: Hari Bhayangkara ke-80, Polrestabes Surabaya Salurkan 100 Paket Sembako kepada Warga dan Driver Gojek

Kendaraan dari arah Jalan Veteran dialihkan menuju Jalan Kembang Jepun, sementara sejumlah jalur alternatif disiapkan bagi masyarakat untuk menghindari kemacetan di kawasan pusat kota. 

Kepolisian mengimbau seluruh peserta aksi untuk tetap menjaga ketertiban serta menyampaikan aspirasi secara damai sesuai ketentuan yang berlaku. 

Masyarakat yang hendak melintas di sekitar lokasi juga diminta mengikuti arahan petugas di lapangan demi menghindari kepadatan lalu lintas.

Baca juga: Kapolsek Pakal Dukung Ketahanan Pangan Melalui Pendampingan Budidaya Ikan Air Tawar di Kelurahan Sumberrejo

Hingga aksi berlangsung, situasi di sekitar Mapolrestabes Surabaya terpantau dalam pengamanan ketat aparat gabungan. 

Aksi berlangsung kondusif dengan pengawalan dari personel kepolisian yang disiagakan di sejumlah titik strategis.

Editor : Marcel

Polri
Berita Terpopuler
Berita Terbaru