Berikan Hak Kemanusiaan, Lapas I Madiun Fasilitasi Warga Binaan Hadiri Pemakaman Istri

Reporter : Siti

Jatiminvestigasinews.id, Madiun – Wujud komitmen terhadap pemenuhan hak kemanusiaan warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Madiun memfasilitasi seorang warga binaan untuk menghadiri prosesi pemakaman istrinya yang meninggal dunia. Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah melalui prosedur dan mekanisme yang berlaku, termasuk sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) serta pertimbangan administratif dan keamanan Selasa(24/02).

 

Baca juga: Tempa Mental Baja dan Jiwa Korsa, Lapas I Madiun Gelar Pembinaan FMD dan Pembaretan PNS Angkatan 2025

Kepala Lapas Kelas I Madiun Andi Wijaya Rivai menegaskan bahwa pemberian izin keluar sementara tersebut telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. “Kami memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan. Pengeluaran warga binaan ini telah melalui sidang TPP dan asesmen risiko secara komprehensif. Ini merupakan bentuk penghormatan terhadap hak kemanusiaan, namun tetap mengedepankan aspek keamanan,” tegasnya.

 

Ia menambahkan bahwa selama pelaksanaan, warga binaan mendapatkan pengawalan ketat dari petugas pemasyarakatan. Pengawalan dilakukan sejak keberangkatan, selama prosesi pemakaman, hingga kembali ke Lapas guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Baca juga: Pengarahan Perdana Kalapas I Madiun, Ajak Seluruh Jajaran Satukan Langkah Melalui Kekompakan, Kebersihan, dan Integritas

 

Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman. Warga binaan tersebut tampak didampingi petugas saat memberikan penghormatan terakhir kepada almarhumah istrinya. Dalam kesempatan singkat warga binaan GS, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak Lapas. “Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Kalapas dan seluruh petugas yang telah memberikan kesempatan ini. Setidaknya saya bisa melihat istri saya untuk terakhir kalinya dan mengantarkannya ke peristirahatan terakhir,” ungkapnya dengan suara bergetar.

 

Baca juga: Panen Timun Melimpah, Lapas Kelas I Madiun Optimalkan Pembinaan Berbasis Pertanian

Fasilitasi ini menjadi bukti bahwa sistem pemasyarakatan tidak hanya berorientasi pada pembinaan dan keamanan, tetapi juga menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Dengan tetap berpedoman pada prosedur dan pengawasan ketat, Lapas Kelas I Madiun berupaya menghadirkan pendekatan yang humanis dalam setiap pelaksanaan tugasnya.

Matsahal

Editor : Siti

Polri
Berita Terpopuler
Berita Terbaru