AMI Gelar Aksi di Black Owl, Menuntut Taati Aturan Pemda dan Pastikan Tak ada Transaksional Narkotika

jatiminvestigasinews.id

Jatiminvestigasinews.id, Surabaya - AMI (Aliansi Madura Indonesia) dan anggota yang lain tetap gencar menyuarakan kebenaran untuk menjadi sosial kontrol, serta berguna untuk masyarakat sekitar khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

Diduga sebagian tempat hiburan malam yang ada di Surabaya ini tidak berizin dan terang-terangan melanggar perda (pemerintah daerah), serta sengaja menghindari bayar pajak ke pemerintah dan juga diduga ada transaksi penjualan narkotika serta menyediakan wanita penghibur yang mengarah ke perdagangan manusia (esek-esek).

Baca juga: Gelar Aksi di Depan Polda Jatim, Anti Rasuah Jawa Timur Desak Tetapkan Tersangka Proyek Lapen Sampang

Sebagai bentuk kepedulian AMI terhadap masyarakat dan pemerintah Surabaya, Aliansi Madura Indonesia (AMI) menggruduk Black Owl salah satu tempat hiburan malam pada Selasa pagi, (03/12/2024).

Dalam penyampaiannya Baihaqi di Black Owl, meminta pihak diskotik untuk berkomitmen untuk tidak ada Transaksional barang terlarang dalam bentuk apapun serta tidak ada kegiatan perdagangan manusia (esek-esek). Disitu Ketua Umum AmiJuga menyinggung terkait Izin diskotik Black Owl.

Baca juga: Wujudkan Generasi Sehat dan Cerdas: Kapolrestabes Surabaya Gelar Aksi Makan Bergizi Gratis di SD Dumas Kec. Bubutan Surabaya

Sementara itu perwakilan dari Black Owl, Oki menerima perwakilan AMI dan menyampaikan dengan detil dan lugas dan juga berkomitmen menerapkan apa yang di tuntut Ami.

"Iya sebelumnya terimakasih saya ucapkan atas kedatangan temen-temen Ami, perkenalkan saya Oki, disini saya sebagai perwakilan dari Black Owl menyampaikan bahwa disini saya pastikan tidak ada kegiatan yang seperti disebutkan" , ucap Oki.

Terkait izin yang dimilik Black Owl Ketua Umum Ami menyampaikan, "Bahwa surat izin yang dimiliki Black Owl ini lengkap dan mempunyai surat izin resmi yang memang masih ada izin yang harus di tingkatkan basis resikonya", ucap baihaqi.

Baca juga: Keluarga Dila Gelar Aksi, Minta Polres Sumenep Cepat Tahan Para Pelaku

"Saya senang dan juga mengapresiasi pada pihak manejemen Black Owl yang dengan gagahnya menunjukkan dokumen dokumen perizinannya pada kita sebagai organisasi yang bergerak di bidang sosial kontrol, yang dimana saya sama medkom sudah melihat jelas bahwa perizinannya itu ada dan memang masih ada disitu dokomen yang perlu harus ditingkatkan", tutup Baihaqi ketum Ami.

(Umar Faruq)

Editor : Siti

Polri
Berita Terpopuler
Berita Terbaru