Jatiminvestigasinews.id II Sidoarjo - Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto, didampingi Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto, Dirnarkoba Polda Jatim Kombes Pol Robert Da Costa serta Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing, merilis hasil ungkap peredaran narkoba jenis sabu seberat 30 kilo.
Dalam rilis, Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto menyampaikan, tersangka diamankan di tepi jalan depan Pujasera Perumahan Pondok Mutiara Jalan Mutiara Timur I Desa Jati, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Senin (22/7/2024) sekira pukul 12.10 WIB.
Baca juga: Polsek Gedangan Tindak Lanjuti Laporan Warga, Dugaan Judi Sabung Ayam di Sruni Dibubarkan
"Dari pengungkapan tersebut satu orang berhasil diamankan bernama MI, alias Iyek (44), warga Sampang Madura yang kontrak di Jalan Perlis Selatan, Kelurahan Perak Timur, Kecamatan Pabean Cantikan, Kota Surabaya,"kata Kapolda Jatim, Irjen Pol, Imam Sugianto, Jumat (16/8/2024).

Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto menambahkan, pengungkapan ini berawal dari Satresnarkoba Polresta Sidoarjo, menangkap pasutri pada (17/4/2024) di depan Indomaret Bangsri, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo.
"Hasil penyelidikan yang dilakukan Satresnarkoba Polresta Sidoarjo, keduanya menyebut nama bandar narkoba yang sering melakukan pengiriman sabu dari luar negeri (Cina) untuk di edarkan antar wilayah di Indonesia melalui jalur laut menggunakan jasa angkutan expedisi,"lanjut Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto.
Lebih jauh diterangkan, berbekal informasi tersebut Satresnarkoba Polresta Sidoarjo, melakukan pengembangan penyelidikan adanya informasi pengiriman sabu dengan jumlah besar dari Cina yang akan masuk melalui jalur laut dan rencana akan di edarkan di Surabaya, Sidoarjo dan Kalimantan.
Baca juga: Mangkir di Sidang Perdana, Perkara Rangkah Kidul Kembali Jadi Sorotan
"Serangkaian lidik selama satu bulan anggota melaksanakan penangkapan di arah keluar pintu Tol Sidoarjo dan mendapatkan barang bukti di dalam mobil Pickup Daihatsu Grandmax warna silver, ditemukan dua peti kayu falet berisi serbuk kristal warna putih diduga Narkotika Golongan I berjenis sabu dalam bentuk bungkusan plastik dengan menggunakan kemasan Teh China dengan berat total 30 kilo," jelasnya.
"Saat akan dilakukan penangkapan sopir pickup bernama Muhammad Iyek, berusaha melarikan diri dengan kecepatan tinggi sehingga dilakukan pengejaran dan kendaraan dapat dihentikan," lanjut dia.
Sementara itu pada saat dilakukan interogasi tersangka selalu menyangkal dan tidak kooperatif, namun petugas tetap melakukan upaya penyelidikan atas keterlibatan tersangka masuk dalam jaringan peredaran Narkoba sejenis sabu.
"Berdasarkan pengakuan MI, alias Iyek, sebelumnya sudah melakukan pengiriman sebanyak 4 (empat) kali dengan berat total 60 kilo, kemudian pengiriman yang kelima kalinya dengan berat total 30 kilo,"ungkapnya.
Tersangka berhasil ditangkap dan untuk setiap kali menerima pengiriman paket barang, selalu menerima penyerahan dari orang yang berbeda atas suruhan atau perintah saudara (E) yang saat ini dalam proses pengejaran.
Barang bukti yang berhasil diamankan satu peti kayu falet berisi 15 (lima belas) bungkus plastik kemasan teh cina berisi serbuk kristal warna putih diduga Narkotika Golongan I jenis sabu dengan berat masing-masing 1.000 (Seribu) gram beserta bungkusnya (berat brutto), 1 (satu) unit mobil pickup Daihatsu Grandmax warna silver, dan 1 (satu) buah HP.
Tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan pasal Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.(Widodo)
Editor : Bang Priyo