Jatiminvestigasinews.id, Surabaya – Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia, Persatuan Istri dan Karyawati (PIKK) PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) menggelar Workshop Fotografi dan Bazar UMKM pada Jumat (14/8/2026) di Ruangan Transformator, Kantor Induk PLN UIP JBTB, Ketintang, Surabaya. Kegiatan ini diikuti oleh anggota PIKK PLN UIP JBTB sebagai bagian dari upaya meningkatkan kreativitas, keterampilan, serta kapasitas anggota dalam mendukung pengembangan usaha yang dimiliki.
Workshop menghadirkan Masiyu sebagai narasumber yang memberikan pembekalan mengenai teknik dasar fotografi menggunakan kamera telepon seluler. Materi yang diberikan meliputi pengenalan fitur kamera, pemilihan objek, komposisi, pencahayaan, hingga teknik menentukan sudut pengambilan gambar. Sementara itu, Bazar UMKM menghadirkan berbagai produk karya anggota PIKK sebagai wadah untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk kepada lingkungan keluarga besar PLN UIP JBTB.
Baca juga: Semarak HUT ke-81 RI, PLN UIP JBTB Perkuat Kebersamaan Lewat Lomba Kreatif
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 RI yang dikemas dengan semangat belajar, berkarya, dan berdaya. Melalui workshop fotografi, anggota PIKK dibekali kemampuan menghasilkan visual produk yang lebih menarik, khususnya produk makanan yang menjadi salah satu bidang usaha yang banyak dikembangkan anggota. Keterampilan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai media promosi untuk meningkatkan daya tarik produk dan menjangkau calon konsumen secara lebih luas.
General Manager PLN UIP JBTB Hendro Prasetyawan mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang tidak hanya menjadi momentum memperingati kemerdekaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kapasitas anggota PIKK.
“Semangat kemerdekaan harus kita maknai dengan terus bertumbuh, belajar, dan memberikan manfaat. Workshop fotografi ini merupakan langkah sederhana namun memiliki manfaat yang besar, khususnya bagi anggota PIKK yang memiliki usaha. Dengan kemampuan mengemas produk melalui foto yang menarik, produk yang dihasilkan dapat memiliki nilai tambah dan semakin dikenal oleh masyarakat,” ujar Hendro.
Ia menambahkan, pemberdayaan melalui peningkatan keterampilan menjadi salah satu bentuk dukungan untuk menciptakan lingkungan yang produktif dan kreatif di keluarga besar PLN.
“Harapannya, ilmu yang diperoleh hari ini tidak berhenti di workshop, tetapi dapat langsung dipraktikkan dan dikembangkan menjadi bagian dari strategi promosi usaha. Semoga semakin banyak anggota PIKK yang berani berkarya, mengembangkan usaha, dan menciptakan peluang baru,” tambah Hendro.
Dalam sesi workshop, Masiyu mengajak peserta terlebih dahulu mengenali kemampuan kamera yang tersedia pada telepon seluler. Peserta diperkenalkan dengan penggunaan kamera utama, ultra wide atau 0,5, serta telephoto/portrait sesuai kebutuhan objek yang akan difoto.
Sebelum mengambil gambar, peserta juga diajak memahami empat hal yang perlu diperhatikan, yakni dish, detail, distance, dan design. Keempat aspek tersebut membantu fotografer menentukan objek utama, detail yang ingin ditonjolkan, jarak pengambilan gambar, serta tampilan visual yang ingin dihasilkan.
Aspek pencahayaan juga menjadi bagian penting dalam fotografi makanan. Peserta mempelajari penggunaan front light, side light, dan back light untuk menghasilkan dimensi dan karakter foto yang berbeda. Pemanfaatan cahaya secara tepat dinilai dapat membuat tampilan makanan menjadi lebih menarik dan menggugah selera.
Selain pencahayaan, peserta diperkenalkan pada pentingnya angle atau sudut pengambilan gambar. Untuk makanan dengan bentuk bertingkat seperti burger, misalnya, pengambilan gambar dari sudut tertentu dapat memperlihatkan jumlah lapisan, isi, serta bentuk makanan secara lebih jelas.
“Fotografi makanan itu bukan sekadar memotret makanan, tetapi bagaimana kita membuat orang yang melihat foto tersebut tertarik. Karena itu, kita perlu memperhatikan objek, cahaya, angle, dan komposisi,” jelas Masiyu.
Baca juga: Kunjungan Kerja Dewan Komisaris PLN Icon Plus, Tinjau Langsung Layanan dan Operasional di Jawa Timur
Dalam materi komposisi, peserta dikenalkan dengan beberapa teknik dasar seperti rule of thirds, leading line, negative space, dan layering. Teknik tersebut dapat digunakan untuk mengarahkan perhatian mata kepada objek utama sekaligus membuat foto terlihat lebih seimbang dan menarik.
Masiyu juga membagikan sejumlah tips sederhana yang dapat langsung dipraktikkan menggunakan telepon seluler. Salah satunya adalah mengeksplorasi sudut pengambilan gambar dari bawah dengan posisi kamera tertentu untuk menghasilkan perspektif yang berbeda pada objek makanan.
Sejalan dengan workshop, Bazar UMKM turut menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Berbagai produk karya anggota PIKK ditampilkan dan dipasarkan sebagai bentuk dukungan terhadap semangat kewirausahaan di lingkungan keluarga besar PLN UIP JBTB.
Melalui kegiatan ini, PIKK PLN UIP JBTB tidak hanya memperkuat kebersamaan dalam memperingati HUT ke-81 RI, tetapi juga mendorong anggotanya untuk terus meningkatkan kompetensi dan mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki. Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya membangun perempuan yang kreatif, produktif, dan mampu menciptakan nilai tambah bagi keluarga maupun lingkungan sekitar.
Editor : Siti