Jatiminvestigasinews.id, Sampang — Aksi pencurian sepeda motor kembali meresahkan warga Kabupaten Sampang. Kali ini, peristiwa terjadi secara terang-terangan di siang hari, tepatnya di halaman Masjid Al-Ihsan, Dusun Panyiburan, Desa Penyepen, Kecamatan Jrengik, Minggu sekitar pukul 12.00 WIB.
Korban diketahui bernama Kholifah (17), seorang pelajar asal Desa Bajur, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan. Saat itu, korban memarkir sepeda motor miliknya di area masjid sebelum akhirnya diketahui hilang usai beraktivitas.
Kejadian tersebut sontak membuat korban panik. Tanpa menunggu lama, laporan langsung disampaikan kepada pihak kepolisian. Menindaklanjuti laporan itu, tim Satreskrim Polres Sampang bergerak cepat melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Kurang dari 24 jam setelah laporan diterima, petugas berhasil mengamankan terduga pelaku. Tersangka berinisial MB (36), warga Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, ditangkap di kediamannya pada Minggu malam sekitar pukul 19.00 WIB.
Kasat Reskrim Polres Sampang, IPTU Nur Fajri Alim, menjelaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini tidak lepas dari respons cepat anggota di lapangan dalam mengumpulkan informasi dan bukti.
“Begitu laporan masuk, tim langsung bergerak melakukan penyelidikan. Dalam waktu kurang dari 24 jam, tersangka berhasil diamankan beserta barang bukti,” ujarnya.
Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya satu unit sepeda motor Honda Beat milik korban, satu unit Yamaha NMAX, serta kunci T yang digunakan pelaku untuk merusak rumah kunci kendaraan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengakui perbuatannya. Ia menjalankan aksinya dengan cara merusak kunci sepeda motor menggunakan kunci T, lalu membawa kabur kendaraan tersebut untuk dikuasai dan rencananya dijual.
Saat ini, tersangka telah diamankan di Mapolres Sampang guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Pihak kepolisian juga masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan atau aksi serupa di wilayah lain.*
Editor : Sarbaini