Jatiminvestigasinews.id, Madiun – Dalam upaya menjaga hubungan emosional antara warga binaan dengan keluarga, Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Madiun terus mengoptimalkan layanan Wartelsuspas (Warung Telekomunikasi Khusus Pemasyarakatan) sebagai sarana komunikasi yang aman, tertib, dan terkontrol. Keberadaan Wartelsuspas menjadi jembatan rindu bagi warga binaan untuk tetap terhubung dengan keluarga di tengah masa pembinaan.
Saat ini, Lapas I Madiun memiliki puluhan unit Wartelsuspas yang tersebar di beberapa blok hunian. Layanan tersebut dikelola bekerja sama dengan pihak ketiga secara resmi, sehingga pelaksanaannya tetap berada dalam pengawasan petugas serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Setiap penggunaan dilakukan secara terjadwal guna memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga.
Baca juga: Perkuat Pembinaan Kerohanian, 115 Warga Binaan Lapas Kelas I Madiun Ikuti Pengajian Umum
Kepala Lapas I Madiun melalui Kabid Adm Kamtib Sukamto menyampaikan bahwa Wartelsuspas merupakan salah satu bentuk pemenuhan hak warga binaan dalam hal komunikasi. “Kami berkomitmen memberikan layanan komunikasi yang transparan dan akuntabel. Wartelsuspas ini menjadi sarana penting agar warga binaan tetap mendapatkan dukungan moral dari keluarga, yang tentu berdampak positif terhadap proses pembinaan,” ujarnya.
Menurutnya, dukungan keluarga memiliki peran besar dalam membangun motivasi warga binaan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Komunikasi yang terjalin secara rutin dapat memperkuat semangat, mengurangi tingkat stres, serta menjaga stabilitas emosional selama menjalani masa pidana.
Baca juga: Brimob Kompi 4 Batalyon C Pelopor Tingkatkan Kewaspadaan di Lapas Kelas I Madiun
Salah satu warga binaan FT mengaku bersyukur atas adanya fasilitas tersebut. “Dengan Wartelsuspas, saya bisa menanyakan kabar orang tua dan anak-anak. Walaupun tidak bertemu langsung, setidaknya saya bisa mendengar suara mereka. Itu sangat berarti bagi saya,” ungkapnya.
Melalui optimalisasi layanan Wartelsuspas, Lapas I Madiun berharap proses pembinaan berjalan lebih humanis dan berorientasi pada pemulihan hubungan sosial, sehingga warga binaan siap kembali ke masyarakat dengan lebih baik.
Baca juga: Pastikan Sistem Penguncian Optimal, Lapas I Madiun Lakukan Rolling Gembok
Matsahal
Editor : Siti