Tongkang Bermuatan CPO Bocor dan Kandas di Pulau Giliyang, Lima Awak Berhasil Dievakuasi Selamat

Reporter : Kabiro Sumenep
Evakuasi korban kapal Tongkang TK. Indo Ocean Marine yang kandas

Jatiminvestigasinews.id,Sumenep– Insiden kandasnya tongkang bermuatan Crude Palm Oil (CPO) di perairan Pulau Giliyang kembali menyoroti aspek keselamatan pelayaran di wilayah kepulauan Madura. Tongkang TK. Indo Ocean Marine dilaporkan mengalami kebocoran hingga hampir tenggelam sebelum akhirnya kandas sekitar 300 meter dari bibir pantai Desa Banraas, Kecamatan Dungkek, Kamis (22/1/2026). 

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, kondisi kapal yang bocor memaksa lima awak bertahan di atas tongkang sejak dini hari. Personel Polairud sempat memberikan arahan agar awak tidak melakukan evakuasi tergesa-gesa, mengingat faktor gelap dan pasang air laut yang berpotensi membahayakan.

Baca juga: Satpolairud Berhasil Selamatkan Nelayan Korban Kapal Karam di Perairan Situbondo

Keputusan menunggu air surut menjadi krusial. Saat kondisi memungkinkan, evakuasi mandiri akhirnya dilakukan dengan pendampingan Potensi SAR (Potsar) dan warga setempat yang dipimpin Sekdes Banraas, H. Kahor. Seluruh awak berhasil mencapai daratan dalam kondisi selamat.

Di sisi lain, Tim SAR Gabungan dari Basarnas dan Polairud telah bersiaga dengan Rescue Boat Basarnas (RBB) untuk melakukan penjemputan lanjutan. Sinergi antara aparat dan masyarakat lokal menjadi faktor penentu keselamatan awak di wilayah perairan yang dikenal memiliki karakter pasang-surut ekstrem.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait penyebab kebocoran tongkang maupun standar kelayakan kapal saat berlayar dari Kalimantan Selatan menuju Gresik. Peristiwa ini menjadi catatan penting bagi otoritas terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengawasan kapal pengangkut bahan cair berisiko di jalur laut Jawa–Madura.

(kijo) 

Editor : Kabiro Sumenep

Polri
Berita Terpopuler
Berita Terbaru