Pererat Silaturahmi dan Jalin Kebersamaan, Kalapas Ajak Doa dan Makan Bersama WBP Pekerja

Reporter : Siti

Jatiminvestigasinews.id, Madiun - Lapas Kelas I Madiun kembali menunjukkan komitmen dalam menerapkan pembinaan yang humanis melalui kegiatan keagamaan dan kebersamaan. Pada Rabu malam(27/11), Kalapas Kelas I Madiun memimpin langsung doa dan makan bersama yang diikuti oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pekerja, khususnya yang tergabung dalam program kerja anyaman dan pondok pesantren. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Kegiatan Kerja dan turut dihadiri oleh pejabat struktural Lapas.

Acara diawali dengan pelaksanaan salat Magrib berjamaah, dilanjutkan dengan pembacaan Surat Yasin yang dipimpin oleh salah satu WBP. Doa bersama ini menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan serta memohon perlindungan dan kelancaran dalam pelaksanaan program pembinaan di Lapas. Setelah itu, rangkaian ibadah diteruskan dengan salat Isya berjamaah sebagai bentuk ketaatan dan kebersamaan dalam menjalankan perintah agama.

Baca juga: Tempa Mental Baja dan Jiwa Korsa, Lapas I Madiun Gelar Pembinaan FMD dan Pembaretan PNS Angkatan 2025

Setelah rangkaian kegiatan keagamaan selesai, Kalapas bersama WBP melaksanakan santap malam bersama yang telah disiapkan. Suasana akrab dan penuh kekeluargaan tercipta di tengah kegiatan yang mempererat hubungan antara petugas dan warga binaan. Makan bersama ini juga menjadi kesempatan untuk berinteraksi secara santai serta memberikan motivasi agar WBP terus bersemangat dalam menjalani pembinaan.

Kalapas Kelas I Madiun Andi Wijaya Rivai menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan dan kebersamaan seperti ini sangat penting dalam membentuk karakter WBP. “Selain untuk meningkatkan iman dan takwa, kegiatan ini juga mempertegas bahwa kami di sini adalah keluarga. Pembinaan yang baik harus diiringi dengan rasa saling menghargai dan mendukung satu sama lain,” ungkapnya.

Baca juga: Pengarahan Perdana Kalapas I Madiun, Ajak Seluruh Jajaran Satukan Langkah Melalui Kekompakan, Kebersihan, dan Integritas

beliau juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin. “Kami ingin WBP merasa dihargai dan diarahkan untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Ketika kelak kembali ke masyarakat, mereka siap menjalani hidup yang lebih positif dan bermanfaat,” pungkas Andi.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Lapas Kelas I Madiun menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang menyentuh aspek mental, spiritual, serta kebersamaan sebagai bagian dari tujuan besar Pemasyarakatan.

Baca juga: Panen Timun Melimpah, Lapas Kelas I Madiun Optimalkan Pembinaan Berbasis Pertanian

(Matsahal) 

Editor : Siti

Polri
Berita Terpopuler
Berita Terbaru