Jatiminvestigasinews.id, Sampang — Aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur pada Selasa (28/10/2025) berakhir ricuh. Massa aksi melakukan perusakan fasilitas umum, penjarahan, dan pembakaran di kawasan Alun-Alun Trunojoyo. Rekaman video kejadian tersebut tersebar luas di media sosial dan mendapat perhatian Mabes Polri.
Sejumlah pemuda dan warga Sampang kemudian melaporkan insiden itu ke Polres Sampang. Mereka menuntut aparat segera menangkap pelaku perusakan fasum, pencurian besi milik pemerintah, serta mengungkap dalang aksi anarkis tersebut.
Baca juga: Sebelas Pemuda Terjaring Razia Kenalpot Brong Oleh Polisi
Koordinator pelaporan, Hendra, mengecam tindakan oknum yang menurutnya telah melenceng dari tujuan penyampaian pendapat. “Tidak menolak aksi demonstrasi, tapi pengrusakan dan penjarahan sangat disayangkan,” ujarnya, Kamis (30/10/2025).
Selain itu, salah satu pengunjung Alun-Alun Trunojoyo juga merasa geram. Menurutnya, tindakan tersebut jelas merugikan negara dan harus diproses sesuai hukum yang berlaku.
Baca juga: Operasi Tumpas Semeru 2024, Sat Polairud Berhasil Menangkap Seorang Pemuda, Simak Kronologinya
Kapolres Sampang, AKBP Hartono, menyampaikan bahwa pihak kepolisian sudah melakukan olah TKP. Video-video yang beredar menjadi bukti penting dalam proses identifikasi. “Kalau pelakunya di bawah umur, tetap akan ditindak sesuai aturan,” jelasnya, Rabu (29/10/2025).
Saat ini penyidik masih mencocokkan rekaman video dengan identitas para pelaku sebelum melakukan pemanggilan. Kasus ini sudah menjadi perhatian Mabes Polri dan polisi mengimbau masyarakat tetap tenang serta tidak terprovokasi isu liar.*
Baca juga: Plt Bupati Sidoarjo Subandi Ucapkan HUT Bhayangkara ke- 78 Tahun 2024, Doakan Polri Semakin Jaya
Editor : Sarbaini