Jatiminvestigasinews.id, Sampang – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Desa Pamolaan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang berlangsung meriah dan penuh makna. Ribuan warga desa berbondong-bondong mengikuti jalan sehat pada Selasa (2/9/2025) sebagai wujud syukur dan komitmen menjaga persatuan bangsa.
Kegiatan yang mengambil rute sepanjang empat kilometer ini dimulai dari Dusun Moncong dan berakhir di Lapangan Futsal Dusun Semaan.
Selain berolahraga, masyarakat juga menikmati kebersamaan dalam suasana merah putih yang kental dengan semangat kemerdekaan.
Panitia menyiapkan berbagai doorprize, termasuk hadiah utama sepeda listrik, yang menambah antusiasme warga.
Tokoh Masyarakat (Tomas) sekaligus Mantan Kepala Desa Pamolaan, H. Musfur, bersama Penjabat (Pj) Kepala Desa Mu’min secara langsung melepas keberangkatan peserta.
Dalam sambutannya, Mu’min menegaskan bahwa jalan sehat bukan sekadar kegiatan rekreasi, melainkan juga sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga sekaligus menghidupkan semangat kebangsaan.“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang hadir dengan penuh semangat. Momentum ini bukan hanya untuk berolahraga, tetapi juga menegaskan cinta kita kepada bangsa dan tanah air,” ungkap Mu’min.
Ketua Panitia, Ustaz Makki, turut memberikan pesan kebangsaan. Ia menekankan bahwa nasionalisme tidak boleh luntur meskipun masyarakat hidup di pedesaan. “Kemerdekaan adalah hak segala bangsa, dan setiap bentuk penjajahan harus dihapuskan.
Nasionalisme harus dijaga dengan cinta tanah air, serta diperkuat dengan akhlak mulia sebagai umat Islam. Inilah nilai yang ditanamkan Rasulullah untuk menyempurnakan kehidupan berbangsa,” tegasnya.
Ustaz Makki juga menyampaikan terima kasih kepada para sponsor dan donatur yang telah memberikan dukungan berupa tenaga, pikiran, dan material hingga kegiatan berjalan lancar.
Ia berharap semangat gotong royong yang terbangun melalui jalan sehat dapat terus menjadi fondasi membangun Desa Pamolaan yang lebih maju dan tetap teguh menjaga persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
(Beny)
Editor : Siti