Jatiminvestigasinews id || Surabaya - Untuk menjaga situasi Kamtibmas tetap Aman dan kondusif jelang Pemilu 2024, Pak Bhabinkamtibmas Kelurahan Tegalsari Bripka Indra Yulianto melaksanakan Safari Sholat Dhuhur berjamaah di Masjid Al Mustajabah Jalan Pandegiling No 19 Surabaya. Minggu (04/02/2024).
Pak Bhabin Bripka Indra Yulianto menjelaskan, tujuan diadakan Safari Sholat Dhuhur yaitu melaksanakan ibadah sebagai kewajiban Utama atau wajib bagi umat muslim.
Baca juga: Empat Pelaku Judi Online, Berhasil Diamankan Polsek Tegalsari dan Sejumlah Barang Bukti
"Serta sebagai ajang Bersilahturahmi, bertatap muka secara langsung dengan tokoh Agama dan tokoh masyarakat agar dapat langsung berkomunikasi dan saling bertukar informasi,"kata Bripka Indra.
Usai Shalat Dhuhur berjamaah Pak Bhabin menyampaikan pesan- pesan Kamtibmas dan Menghimbau kepada pengurus dan Jama’ah Masjid Al Mustajabah Jalan Pandegiling No 19 Surabaya untuk berperan serta menjaga Keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat tinggal nya.
"Tak lupa menghimbau kepada pengurus dan Jama’ah Masjid yang membawa kendaraan bermotor agar selalu waspada dengan menambahkan Kunci pengaman tambahan agar tidak terjadi korban pencurian,"pesannya.
Baca juga: Polsek Tegalsari Gelar Acara Pelepasan Purna Bhakti Ipda Robert
Lanjut, jelang pemilu Pak Bhabinkamtibmas Kelurahan Tegalsari BRIPKA Indra Yulianto juga menghimbau agar pengurus dan Jama’ah agar tetap menjaga kerukunan antar warga dan antar umat beragama.
"Meskipun berbeda pilihan dan pandangan politik sehingga Persatuan dan Kesatuan bangsa tetap terjaga serta Pemilu yang Aman dan damai dapat terwujud,"tutupnya.
Di tempat terpisah Kapolsek Tegalsari Kompol Rizki Santoso, S.I.K., mengatakan bahwa, kegiatan Safari Sholat Subuh ini selain untuk mempererat silaturrahmi dengan seluruh elemen masyarakat.
Baca juga: Rilis Akhir Tahun 2024: Kapolsek Didampingi Kanit Reskrim, Paparkan Capaian Kinerja Polsek Tegalsari
"Dan juga sebagai upaya pencegahan aksi kejahatan yang berpotensi terjadi di Jam- jam rawan,"pungkas perwira dengan satu melati dipundaknya itu.
(Priyo).
Editor : Bang Priyo