Jatiminvestigasinews.id II Sidoarjo - Pasar Tingkat Krian ludes dilalap si jago merah, Selasa (20/8/20204) pagi hari. Api melalap ratusan kios pedagang yang ada di lantai satu dan dua. Beragam barang dagangan, seperti perhiasan, peralatan rumah tangga dan pakaian hangus.
Insiden mengamuknya si jago merah tersebut terjadi sekitar pukul 04.00. Berdasarkan pantauan Jatiminvestigasinews, api telah menghanguskan seluruh material kios yang ada di lantai satu dan dua milik pedagang.
"Api tiba-tiba muncul dari lantai satu lalu merambat ke lantai dua sekitar pukul 04.00. Kata pedagang di lantai satu yang mengetahui ada kobaran api yang membesar dan asap tebal.
Menurut saksi Ria (37) tahun, pertama kali melihat kobaran api dan asap tebal yang membumbung tinggi dari kios pedagang di pasar tingkat lantai satu tersebut.
"Saya langsung lari menyelamatkan barang dagangan saya," ujar penjual makanan ringan itu.
Ria mengaku sedih bercampur panik setelah melihat seluruh kios pedagang terbakar. Dia bersama pedagang lain nekat menerobos menyelamatkan barang dagangannya sebelum api membesar.
Ketika sebelum insiden kebakaran tersebut terjadi sudah banyak pedagang yang mulai membuka kiosnya. Beruntungnya para pedagang lainnya bisa menyelamatkan barang dagangannya, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut tersebut.
"Orang-orang teriak api, saya langsung lari. Para pedagang lainnya lari berhamburan semua," ujar pedagang Tia.
Api yang semakin membesar berada tidak jauh dari toko milik Tia. Hingga akhirnya api merembet dan menghanguskan kios milik ria.
Dengan sigap, petugas damkar yang tempatnya tidak jauh dari pasar tingkat Krian tersebut langsung bergegas menuju lokasi. Petugas langsung mempersiapkan peralatan untuk memadamkan api.
Komandan Pelton (Danton) Damkar Pos Krian Sholikuhddin menyebut, pasar tingkat Krian terbakar hebat, pihaknya merespon cepat dan menuju ke lokasi.
"Kios-kios milik pedagang semuanya hangus," terangnya.
Lebih lanjut, kata Sholikuhddin, petugas menerjunkan 12 mobil damkar dari seluruh pos di Sidoarjo untuk memadamkan api. Petugas damkar lalu menyemprotkan air ke arah obyek terbakar.
Selain itu, sebanyak lima unit DPKP Surabaya juga diperbantukan ke lokasi, karena api semakin tidak terkendali. Hingga saat ini, petugas kepolisian masih menutup total jalan menuju Krian.
(Widodo)
Editor : Bang Priyo