Jatimivetigadinews.id, Surabaya - Karena maraknya terjadi aksi kekerasan pada anak-anak khusus nya terhadap anak perempuan seperti yang sudah terjadi ke salah satu anak perempuan SMK yang mengalami kekerasan seksual di salah satu hotel pasar kembang
kemudian yang baru kemarin di release oleh polrestabes surabaya kekerasan ibu kandung ke anak nya sendiri dengan menyiram air panas begitu pula kekerasan seksual anak perempuan oleh 4 orang keluarga nya sendiri yaitu ayah, kakak dan paman nya sendiri
Baca juga: Tukang Ngamen Nyambi Maling Motor Berhasil Ditangkap Polsek Simokerto
Melihat kasus tersebut Kapolsek Simokerto mengambil langkah cepat dengan menerjunkan pasukan ujung tombak nya untuk turun ke sekolahan di wilayah kecamatan simokerto yaitu anggota bhabinkamtibmas nya

Dan Kapolsek Simokerto bersama Aipda Soekamto Bhabin kelurahan tambakrejo pun langsung turun ke Kelompok Belajar anak-anak di RW 4 yaitu Kelompok Belajar "Sinau Bareng" yang dilaksanakan setiap hari Rabu di pemukiman Simokerto Tebasan Surabaya dan ke Sekolah Dasar di kecamatan simokerto
Baca juga: Kapolsek Simokerto Gencarkan Operasi Cegah Curanmor, 100 Kunci Ganda Dibagikan Gratis
Kapolsek Simokerto dan Aipda Soekamto memberikan himbauan kepada anak-anak secara humanis dan bercanda agar anak-anak berani melaporkan ke polisi seperti bhabinkamtibmas atau ke RT RW nya atau saudara nya apabila ada orang yang melakukan kekerasan fisik, psikis, seksual dan sosial
Selain itu juga memberikan himbauan ke Guru, ketua RT - RW dan warga untuk ikut berperan aktif mengawasi anak-anak serta sering berkomunikasi dengan anak-anak supaya bisa melakukan deteksi dini dan tidak sampai terjadi kekerasan pada anak dengan menjelaskan juga ancaman hukuman undang-undang perlindungan anak dan perempuan bisa sampai 15 tahun penjara
Baca juga: 18 Personil TNI Polri Amankan Rekapitulasi Suara Pemilu 2024 Di PPK Simokerto
Kompol Mohammad Irfan mengatakan Langkah pencegahan ini dilakukan supaya di wilayahnya tidak ada kejadian kekerasan pada anak karena Anak adalah harapan bangsa di masa depan. Anak adalah generasi muda penerus bangsa yang mempunyai peran yang strategis dalam menjamin kelangsungan hidup suatu bangsa dan negara pada masa yang akan datang. Oleh karena itu, anak harus dilindungi agar dapat tumbuh secara optimal baik secara fisik maupun psikologisnya agar mampu menjadi generasi emas untuk membangun Negara menjadi lebih maju.
(Siti MH)
Editor : Siti